Adjie Soetama Berpulang, Maestro “Hip Hip Hura” yang Menyemai Bahagia Lewat Musik

Adjie Soetama
Kabar Duka, Musisi Adjie Soetama Meninggal Dunia (Foto: Istimewa)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Komposer legendaris Adjie Soetama meninggal dunia pada Kamis (21/8/2025) di RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Ia tutup usia pada umur 67 tahun akibat komplikasi kesehatan.

Kabar duka itu langsung menyebar di kalangan musisi. Agus Wisman dari Elfa’s Singers hingga Damon Koeswoyo menjadi di antara rekan yang lebih dulu mengabarkan berita kepergian sang maestro, disertai ungkapan duka mendalam.

Adjie, yang lahir di Bandung pada 17 September 1957 dengan nama lengkap Adjie Sasongko Soetama bin Soetama, dikenal sebagai salah satu pencipta lagu paling berpengaruh pada era keemasan musik pop Indonesia.

Advertisement

Uniknya, jalan hidupnya tak langsung tertuju ke musik. Setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, ia sempat bekerja sebagai pegawai di Kementerian Sekretariat Negara. Namun, cinta pada musik tak pernah padam.

Baca Juga :  Putri Aktor Martin Short, Katherine Hartley Short, Meninggal Dunia di Usia 42 Tahun

Dari situlah lahir karya-karya abadi. “Hip Hip Hura”, yang dipopulerkan Chrisye, menjelma lagu ikonik yang masih terngiang hingga kini. Setelah itu, deretan tembang lain menyusul, Aku Cinta Dia (Chrisye), Cinta (Vina Panduwinata), dan banyak lagi. Lagu-lagunya sederhana, tetapi sarat emosi, sehingga melintasi zaman dan generasi.

Tak hanya Chrisye dan Vina, penyanyi besar lain seperti Keenan Nasution, Utha Likumahuwa, Ruth Sahanaya, hingga Titi DJ pun pernah mempercayakan suaranya untuk menyampaikan karya Adjie.

Pada 2010, ia ikut menyumbangkan kreativitasnya dalam album kolaboratif REUNI bersama Oddie Agam, Addie MS, dan Mus Mujiono—proyek yang menghadirkan kembali kejayaan musik pop Indonesia di masa lalu.

Baca Juga :  Setelah Viral Isu Perselingkuhan, Julia Prastini Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka

Kini, sosok yang dikenal ramah itu berpulang, meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, sekaligus ribuan penggemar yang tumbuh bersama lagu-lagunya. Jenazah almarhum akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, usai salat Jumat (22/8/2025).

Kepergian Adjie Soetama menyisakan ruang kosong di dunia musik Indonesia. Namun, karyanya tetap hidup: menjadi soundtrack kehidupan, sumber kenangan, sekaligus penanda betapa kuat musik bisa menyatukan hati banyak orang.

Adjie Soetama bukan sekadar pencipta lagu. Ia adalah penyemai semangat dan kebahagiaan lewat nada dan kata. Dan selamanya, Indonesia akan mengingatnya sebagai salah satu maestro terbaik yang pernah dimiliki.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel