TIMETODAY.ID, JAKARTA — Apple dikabarkan akan menghadirkan model MacBook terbaru yang dirancang khusus untuk segmen harga terjangkau. Yang menarik, laptop ini akan menggunakan chip A18 Pro, prosesor yang sama dengan yang terdapat di iPhone 16 Pro.
Ini merupakan langkah berbeda dari Apple yang selama ini menggunakan chip seri M untuk jajaran MacBook mereka.
Spesifikasi dan Desain
MacBook baru ini diprediksi memiliki layar berukuran 12,9 inci dengan desain ultra-tipis yang stylish dan modern.
Perangkat ini juga akan ditawarkan dalam beragam pilihan warna, termasuk silver, biru, merah muda, dan kuning, memberi konsumen lebih banyak pilihan sesuai selera.
Meski begitu, beberapa fitur high-end seperti dukungan Thunderbolt tidak akan tersedia pada model ini.
Apple hanya akan menyediakan port USB-C standar, sebagai upaya menekan biaya produksi dan menjual perangkat dengan harga lebih terjangkau.
Performa Chip A18 Pro
Chip A18 Pro menggunakan teknologi fabrikasi 3nm dan mengemas 6 core CPU, GPU 6 core, serta Neural Engine 16 core.
Dalam pengujian awal, performa chip ini menunjukkan keunggulan dalam tugas single-core jika dibandingkan dengan MacBook Air M1, meskipun dalam multi-core performanya sedikit tertinggal.
Keputusan menggunakan chip yang juga dipakai iPhone ini menunjukkan ambisi Apple untuk menawarkan opsi MacBook yang hemat biaya tapi tetap bertenaga.
Harga dan Jadwal Peluncuran
MacBook dengan chip A18 Pro ini diperkirakan akan dijual dengan harga awal sekitar $599 (Rp. 9.755.314) hingga $699 (Rp. 11.383.914) jauh lebih murah dibandingkan MacBook Air yang saat ini dibanderol mulai dari $999 (Rp. 16.269.714).
Apple menargetkan produksi massal dimulai pada kuartal ketiga 2025, dengan perakitan akhir yang dilakukan di fasilitas Quanta pada kuartal keempat.
Perangkat ini kemungkinan besar akan dirilis pada akhir 2025 atau paling lambat awal 2026. Apple optimis dapat menjual antara 5 hingga 7 juta unit di tahun 2026, yang jika tercapai akan memberikan kontribusi signifikan terhadap volume penjualan MacBook secara keseluruhan.
Strategi Apple dan Dampaknya
Langkah ini dianggap sebagai strategi Apple untuk menembus pasar segmen laptop entry-level, serta bersaing langsung dengan Chromebook yang selama ini menjadi pilihan utama untuk pengguna yang mengutamakan harga terjangkau.
Dengan menghadirkan MacBook yang lebih murah namun tetap berkualitas, Apple berharap dapat menarik pengguna baru dan memperluas ekosistemnya di ranah komputasi personal.
Kesimpulan
Peluncuran MacBook dengan chip A18 Pro menandai perubahan strategis dalam jajaran produk Apple.
Dengan harga lebih terjangkau dan performa yang kompetitif, model ini berpotensi membuka peluang baru bagi Apple untuk meningkatkan penetrasi pasar laptop entry-level dan menarik konsumen yang selama ini memilih alternatif lain karena faktor harga.***







































