TIMETODAY.ID — Kentut seringkali menimbulkan rasa malu, apalagi jika aromanya tak sedap. Padahal, kentut adalah proses alami yang menandakan sistem pencernaan kita bekerja.
Dalam istilah medis, kentut disebut flatus, yaitu gas yang keluar lewat anus akibat penumpukan gas di saluran cerna. Biasanya, seseorang bisa kentut antara 5 hingga 15 kali dalam sehari—dan itu sepenuhnya normal.
Gas di perut sendiri terbentuk dari berbagai hal sederhana yang kerap tak disadari. Misalnya, udara yang ikut tertelan ketika kita makan, minum, merokok, atau bahkan saat asyik mengunyah permen karet.
Selain itu, beberapa jenis makanan pun berkontribusi pada produksi gas. Serat tinggi, laktosa, serta karbohidrat tertentu kerap sulit dicerna sempurna oleh enzim di usus halus. Akibatnya, bakteri di usus besar mengambil alih tugas memecah sisa makanan—dan gas pun terbentuk.
Menariknya, gas yang dihasilkan sebenarnya tidak selalu berbau. Bau tak sedap muncul saat gas mengandung hidrogen sulfida, senyawa belerang yang menjadi biang kerok aroma kurang sedap.
Lantas, adakah cara mencegah kentut berbau menyengat? Tentu saja ada. Beberapa strategi sederhana bisa Anda terapkan agar kentut tak lagi bikin salah tingkah.
-
Mengandalkan rempah penangkal gas
Tanaman berkhasiat karminatif dikenal mampu membantu mengurangi pembentukan gas di usus. Beberapa di antaranya adalah jintan, ketumbar, jahe, adas, kemangi, mawar merah, adas manis, hingga kayu manis. Menambahkan bahan-bahan ini ke dalam menu harian bisa membantu mencegah gas berlebih.
-
Waspadai makanan pemicu bau
Sayuran silangan seperti brokoli, kembang kol, dan kubis memang sehat, tapi juga kaya sulfur yang memicu bau. Jika ingin kentut lebih ‘ramah’, Anda bisa membatasi konsumsi sayuran ini. Begitu pula dengan produk susu, gluten, dan makanan olahan dengan pengawet.
-
Rajin minum air
Kurang minum dapat membuat pencernaan bekerja lebih berat, memicu konstipasi, dan gas pun jadi berbau. Pastikan tubuh tetap terhidrasi agar feses tetap lunak dan mudah keluar, sehingga penumpukan gas bisa dicegah.
-
Tingkatkan asupan probiotik
Bakteri baik di usus punya peran penting dalam mengendalikan gas. Yogurt, kefir, dan kimchi adalah contoh sumber probiotik yang bisa Anda konsumsi secara rutin. Studi terbaru pada 2024 bahkan menegaskan bahwa probiotik membantu meredakan perut kembung.
Kentut memang tak bisa dihindari—tapi aroma tak sedapnya bisa diminimalisir. Jadi, tak perlu malu. Cukup jaga pola makan, pilih bahan pangan dengan cermat, dan rawat usus dengan asupan seimbang. Tubuh pun tetap nyaman, tanpa bau yang bikin salah tingkah.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































