Minum Air Dingin Saat Musim Hujan, Benarkah Picu Sakit Tenggorokan?

air
ilustrasi air digin (istock)
TIMETODAY.ID — Minum air putih memang menjadi kebiasaan penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Air membantu mendukung kerja organ tubuh, menjaga suhu tetap stabil, mendukung metabolisme hingga pembuangan limbah.
Namun, satu hal yang kerap memicu perdebatan adalah soal suhu air: apakah air dingin baik untuk dikonsumsi?
Banyak orang masih meyakini minum air dingin bisa memicu sakit tenggorokan, apalagi di musim hujan. Tapi, benarkah demikian?

Tak Ada Bukti Kuat

Hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang benar-benar menguatkan klaim bahwa air dingin secara langsung menyebabkan sakit tenggorokan. Meski begitu, beberapa riset memang menemukan kaitan konsumsi air dingin dengan kondisi kesehatan lain.
Salah satunya adalah akalasia, yakni gangguan langka di mana otot kerongkongan kesulitan mendorong makanan ke lambung. Dikutip dari Medical News Today, riset pada 2012 menemukan air dingin bisa memperburuk gejala akalasia. Sebaliknya, air hangat justru membantu otot kerongkongan lebih rileks sehingga lebih mudah menelan.
Penelitian lain pada 2001 yang melibatkan 669 perempuan juga menunjukkan air dingin dapat memicu sakit kepala pada sebagian orang. Tercatat, 7,6 persen partisipan mengalami sakit kepala usai minum 150 ml air dingin menggunakan sedotan.
Menariknya, peserta dengan riwayat migrain memiliki kemungkinan dua kali lipat mengalami sakit kepala setelah meneguk air dingin dibanding mereka yang tidak punya riwayat migrain.

Bukan Penyebab Utama

Sakit tenggorokan, atau faringitis, umumnya disebabkan infeksi virus, alergi, atau iritasi—bukan semata-mata karena meneguk air dingin. Gejala ini biasanya akan mereda dalam beberapa hari. Namun, jika rasa sakit tak kunjung hilang lebih dari seminggu, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Beberapa penyebab lain sakit tenggorokan di antaranya infeksi bakteri, radang amandel (tonsilitis), GERD, kebiasaan berteriak terlalu keras, hingga tumor.
Meski tidak menjadi penyebab langsung, air dingin tetap berpotensi memengaruhi kondisi tenggorokan melalui mekanisme lain. Contohnya, pada orang yang sedang mengalami infeksi tenggorokan, minum air dingin bisa mengiritasi jaringan, membuat rasa sakit makin parah.
Selain itu, suhu dingin dapat menyempitkan pembuluh darah di tenggorokan sehingga aliran darah dan pertahanan kekebalan di area tersebut menurun. Kondisi ini berisiko membuat tenggorokan jadi lebih rentan terinfeksi, terutama di musim hujan ketika daya tahan tubuh biasanya menurun.
“Konsumsi berlebihan air dingin dapat memicu kejutan pada sistem tubuh, terutama sistem pencernaan, menyebabkan beberapa orang merasakan nyeri sementara atau masalah pencernaan. Selain itu, air yang sangat dingin dapat sementara membatasi pembuluh darah di tenggorokan, menyebabkan rasa sakit atau iritasi,” jelas Dr Mohan Kumar Singh, konsultan penyakit dalam senior di Marengo Asia Hospital, dikutip dari Indian Express.

Tips Meredakan Sakit Tenggorokan

Bila tenggorokan mulai terasa tak nyaman, beberapa langkah sederhana bisa membantu mempercepat pemulihan:
  • Istirahat cukup agar tubuh pulih lebih cepat.
  • Konsumsi minuman hangat seperti teh dengan madu.
  • Hindari makanan pedas dan asam agar iritasi tak bertambah parah.
  • Jauhi rokok dan paparan asap rokok.
  • Bila perlu, konsumsi obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen.

Manfaat Air Dingin

Meski kerap diperdebatkan, minum air dingin juga punya sisi positif. Beberapa riset menunjukkan air dingin bermanfaat untuk mendukung performa tubuh saat berolahraga. Penelitian pada 2012 menemukan minum air dingin dapat membantu menekan kenaikan suhu inti tubuh selama berolahraga.
Penelitian lain pada 2014 bahkan melaporkan minuman ice slush lebih efektif meningkatkan performa bersepeda pada 12 atlet yang berlatih di iklim tropis dibandingkan minuman bersuhu netral.
Jadi, mau minum air dingin atau hangat, kembali lagi pada kebutuhan dan kondisi tubuh masing-masing. Yang terpenting, cukupkan asupan air agar tubuh tetap terhidrasi dan bugar.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Pori-pori Bersih dan Kulit Lembap: Cara Memilih Skincare untuk Kulit Berjerawat

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel