Jelang Bertemu Netanyahu, Trump Umumkan Israel Siap Hentikan Serangan Gaza

Donald Trump
trump dengan Netanyahu (REUTERS/Tom Brenner/File Foto)
TIMETODAY.ID — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menarik perhatian dunia internasional usai mengumumkan bahwa Israel setuju melakukan gencatan senjata selama 60 hari di Jalur Gaza. Pernyataan ini ia sampaikan langsung melalui unggahan di akun Truth Social, Selasa (1/7).
Trump menjelaskan bahwa utusannya telah mengadakan pertemuan dengan pejabat Israel untuk membahas konflik yang terus memanas di Gaza. Dalam unggahan tersebut, Trump menekankan bahwa kesepakatan ini adalah peluang untuk menghentikan pertumpahan darah yang telah menewaskan ribuan warga sipil.
“Israel telah menyetujui persyaratan yang diperlukan untuk menuntaskan GENCATAN SENJATA 60 hari, di mana selama kurun waktu itu kami akan bekerja sama dengan semua pihak untuk mengakhiri perang,” tulis Trump, dikutip dari AFP.
Qatar dan Mesir Jadi Penentu
Lebih lanjut, Trump mengungkapkan bahwa proses negosiasi turut difasilitasi oleh Qatar dan Mesir yang berperan sebagai mediator utama. Keduanya, kata Trump, akan segera menyampaikan proposal akhir kesepakatan gencatan senjata ke pihak Hamas.
“Saya berharap, demi kebaikan Timur Tengah, Hamas menerima kesepakatan ini, karena mereka tidak akan membaik, mereka hanya akan menjadi lebih buruk,” tegas Trump.
Momen Jelang Pertemuan dengan Netanyahu
Seruan Trump agar Hamas bersedia menghentikan perlawanan muncul menjelang lawatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Washington. Trump dijadwalkan bertemu Netanyahu pada 7 Juli mendatang. Ia bahkan sempat menyinggung akan bersikap “sangat tegas” terhadap Netanyahu terkait situasi di Gaza.
Desakan ini juga muncul di tengah sorotan internasional atas perluasan operasi militer Israel di Gaza. Dalam beberapa pekan terakhir, laporan media menyebut ratusan warga sipil Palestina menjadi korban saat antre bantuan di titik distribusi yang berada di bawah pengawasan Israel dan AS. Data terakhir mencatat, sedikitnya 600 warga Palestina tewas ketika berusaha memperoleh makanan dan kebutuhan pokok.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Dolar AS Melemah di Awal Perdagangan, Rupiah Menguat ke Level Rp16.700-an

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel