Api Lahap Empat Lapak di Cibinong, Diduga Akibat Tabung Gas Bocor

TIMETODAY.ID, BOGOR – Kebakaran melanda sejumlah lapak pedagang di samping Ramayana, kawasan Terminal Cibinong, Selasa (1/7/2025) dini hari. Insiden terjadi sekitar pukul 04.50 WIB dan menghanguskan empat dari lima lapak yang berada di lokasi.

Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran Sektor Cibinong, Nurul Akbar, menjelaskan bahwa api berasal dari kebocoran tabung gas di salah satu lapak. Api kemudian dengan cepat merembet ke lapak lainnya yang berdiri berdekatan.

“Itu berasal dari kebocoran gas yang terbakar, lapaknya berdiri berdekatan di samping Ramayana,” ujar Nurul saat dikonfirmasi, Rabu (2/7/2025).

Advertisement
Baca Juga :  KPK Tetapkan 6 Tersangka Kasus Suap Importasi Bea Cukai, Sewa Safe House untuk Simpan Uang dan Emas

Lima lapak yang terdampak terdiri dari lapak sayur, lapak buah, warung kopi, dan warung nasi. Dari jumlah tersebut, empat lapak terbakar habis, sementara satu lapak lainnya hanya mengalami kerusakan ringan akibat tersambar api.

Nurul juga menyebut bahwa seluruh lapak yang terbakar merupakan bangunan ilegal yang tidak memiliki izin resmi.

“Lapak-lapak itu ilegal, tidak bersertifikat, dan tidak memiliki izin,” ungkapnya.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 04.50 WIB. Petugas menerima laporan pada pukul 04.55 WIB setelah warga pemilik ruko di seberang lokasi menghubungi dinas pemadam kebakaran. Sebelumnya, sejumlah pedagang sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan peralatan seadanya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Bogor Achmad Fathoni Kritik Larangan Ojol Gunakan BBM Subsidi

“Pemilik lapak tidak ada yang menghubungi kami. Justru warga pemilik ruko di seberang lokasi yang berinisiatif menghubungi damkar,” jelas Nurul.

Proses pemadaman berlangsung selama 55 menit dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Sektor Cibinong.

“Awalnya kami turunkan satu unit karena melihat titik api tidak besar. Namun untuk proses pendinginan, kami kerahkan satu unit tambahan,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Editor : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel