Ketua DPRD Kabupaten Bogor Angkat Bahu Soal Anggaran Sewa Mobil: “Nanti Dikabarin”

TIMETODAY.ID,BOGORKetua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, belum bisa memberikan penjelasan rinci terkait besaran anggaran yang digunakan untuk menyewa empat unit kendaraan operasional jenis Toyota HiAce tahun 2025.

Penyewaan mobil tersebut dilakukan oleh Sekretariat DPRD (Setwan) untuk menggantikan kendaraan dinas lama yang disebut sudah tidak layak pakai. Namun, saat ditanya soal nilai anggarannya, Sastra memilih menunda jawaban.

“Duh, nanti kami coba cek dulu ya. Saya juga belum cek detailnya berapa. Nanti dikabarin,” kata Sastra saat dikonfirmasi timetoday.id, Senin (23/6/2025).

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa kendaraan operasional lama yang digunakan DPRD telah berusia lebih dari 11 tahun. Sementara regulasi pemerintah saat ini melarang pengadaan kendaraan dinas baru, sehingga penyewaan dianggap sebagai solusi yang paling memungkinkan.

Baca Juga :  Pucuk Pimpinan Berganti, Dedie Rachim Apresiasi Dandim 0606/Kota Bogor

“Mobil HiAce itu mobil dinas yang memang disewa oleh Setwan, karena mobil yang lama sudah 11 tahun. Kami dari Setwan, karena tidak boleh lagi membeli mobil baru, akhirnya untuk kegiatan-kegiatan di dewan menggunakan mobil sewa,” ujarnya.

Menurut Sastra, skema sewa dianggap lebih efisien dibandingkan mempertahankan kendaraan lama yang sudah tidak layak jalan. Ia juga memastikan bahwa langkah ini tidak melanggar prinsip efisiensi anggaran.

“Sebenarnya hanya untuk kegiatan-kegiatan biasa, karena memang mobil di dewan itu juga banyak dipakai teman-teman. Mobil itu sudah 11 tahun, dari 2014, tentunya sudah cukup lama ya,” jelasnya.

Baca Juga :  HMI Cabang Kota Bogor Gandeng Dishub Terangi Jalan Mulyaharja

Namun saat ditanya lebih lanjut mengenai skema kontrak atau nilai sewa, Sastra mengaku belum mengetahui detailnya.

“Mungkin pertahun ya, itu biasa sewa antara Setwan dengan penyedia rental. Saya juga nggak terlalu paham, cuma karena kemarin sudah ada unitnya, tapi saya juga belum lihat. Nanti kami coba cek,” ucapnya.

Pernyataan tersebut memantik sorotan publik di tengah dorongan efisiensi anggaran dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Setwan DPRD Kabupaten Bogor mengenai nilai kontrak dan durasi sewa kendaraan.

Editor : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel