Harga Emas Naik Tipis di Tengah Ketegangan Geopolitik Iran-Israel

Harga Emas
Harga Emas Naik Tipis di Tengah Ketegangan Geopolitik Iran-Israel. Foto : Ist.

TIMETODAY.ID, JAKARTA Harga emas dunia mencatat kenaikan tipis pada Rabu (18/6/2025), di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel. Namun, penguatan dolar Amerika Serikat (AS) membatasi lonjakan harga logam mulia tersebut, seiring pergeseran investor ke aset safe haven.

Harga emas spot naik 0,2 persen menjadi US$ 3.390,59 per ons, sementara emas berjangka AS ditutup turun 0,3 persen ke posisi US$ 3.406,90 per ons. Di sisi lain, indeks dolar AS menguat 0,8 persen, menjadikan harga emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

“Ketidakpastian geopolitik, seperti perang Israel-Iran yang mungkin akan meningkat, akan membuat pasar tetap lesu,” ujar analis senior Kitco Metals, Jim Wycoff, dikutip dari Reuters.

Di tengah ketegangan tersebut, Presiden AS Donald Trump menyatakan keinginannya untuk mengakhiri konflik nuklir dengan Iran secara tuntas. Ia bahkan mempertimbangkan untuk mengirim pejabat senior AS guna menjalin pertemuan dengan pihak Iran.

Sementara itu, investor juga menantikan hasil rapat The Federal Reserve. Bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam kisaran 4,25 persen hingga 4,50 persen.

Suku bunga yang rendah serta ketegangan geopolitik umumnya memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Bank-bank sentral global juga memperkirakan akan menambah kepemilikan emas dalam cadangan devisa mereka selama lima tahun ke depan.

Di pasar logam lainnya, harga perak spot naik hampir 2 persen menjadi US$ 37,05 per ons level tertinggi sejak Februari 2012. Dalam catatan terbarunya, Citi menyebutkan harga perak berpotensi naik hingga US$ 40 dalam enam hingga 12 bulan mendatang.

Platinum juga menguat 1,5 persen menjadi US$ 1.264,61, dan paladium naik 1,7 persen menjadi US$ 1.047,54 per ons.

Data ekonomi AS menunjukkan penjualan ritel turun lebih dari perkiraan pada Mei, meskipun belanja konsumen tetap terdorong oleh pertumbuhan upah yang solid.

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Kunjungan Prabowo ke UEA Perkuat Kerja Sama Energi dan Investasi Strategis

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel