TIMETODAY.ID — Dari kejauhan, cahaya keemasan itu tampak memancar dari permukaan batu kapur. Sosok Buddha setinggi 109 meter duduk tenang di lereng bukit, seakan menyapa setiap peziarah dan wisatawan yang datang. Itulah Gunung Buddha atau dikenal juga sebagai Khao Chi Chan, landmark spiritual sekaligus teknologi yang menjadi kebanggaan Pattaya.
Ukiran raksasa itu bukan sekadar karya seni. Ia adalah simbol penghormatan, doa, dan cinta rakyat Thailand kepada Raja mereka. Dibuat dengan laser canggih dan dilapisi emas 24 karat, gambar Buddha tersebut diresmikan pada tahun 1996 sebagai peringatan 50 tahun penobatan Raja Bhumibol Adulyadej.
“Ini bukan hanya gunung,” kata seorang pemandu wisata setempat, “Ini adalah tempat berkah, tempat legenda, dan tempat kontemplasi.”
Bukan Sekadar Ukiran – Ini Adalah Patung Buddha Terbesar yang Diukir
Gunung ini menyimpan rekor sebagai patung Buddha terbesar yang diukir di dunia. Sosok Buddha dalam posisi meditasi itu diukir langsung di tebing batu kapur, bukan dengan pahat tradisional, melainkan dengan teknologi laser terpandu, sebuah terobosan di zamannya.
Setelah ukiran rampung, emas murni 24 karat dilapiskan ke garis-garis lekuknya, membuat patung ini tampak bersinar—terutama saat matahari sore menyentuh batu dan emasnya.
Dari Tambang ke Tempat Suci
Dahulu, batu di gunung ini ditambang untuk kebutuhan militer, termasuk untuk membangun landasan pacu U-Tapao selama Perang Vietnam. Namun pada 1995, Somdet Phra Yanasangworn—tokoh agama terkemuka—berhasil menghentikan eksploitasi gunung itu. Di bawah arahan Raja, gunung yang semula dikeruk untuk perang, kini menjadi monumen damai.
Gunung dengan 1.000 Lebih Monyet dan Hutan Tropis
Lingkungan sekitar Khao Chi Chan kini subur, hasil dari Proyek Hutan Siri Charoenwat yang diprakarsai Raja Bhumibol pada 1992. Jati, akasia, dan pohon buah tropis seperti gooseberry dan plum hitam tumbuh rindang di sekitarnya. Tak heran, lebih dari seribu monyet hidup bebas di kawasan ini—menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.
Aura Legenda yang Menyala
Tak hanya kisah nyata dan data historis, legenda pun hidup di balik gunung ini. Diceritakan, cahaya misterius kadang memancar dari puncak gunung pada malam hari, menyerupai bentuk Buddha di atas bunga teratai. Legenda ini diyakini memperkuat spiritualitas tempat tersebut.
Kisah menyentuh tentang bagaimana Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn (kini Raja Thailand) memahat patung Buddha untuk ayahandanya yang sakit, menjadikan gunung ini bukan hanya karya teknologi, tapi juga tanda cinta seorang anak pada ayahnya.
Pusat Wisata Spiritual dan Budaya
Khao Chi Chan bukan berdiri sendiri. Ia dikelilingi oleh Wat Yansangwararam, kuil Tiongkok Viharn Sien, dan Taman Tropis Nong Nooch, serta kebun anggur Silverlake yang memesona. Kombinasi ini menjadikan kawasan Na Chom Thian sebagai destinasi spiritual dan rekreasi utama di dekat Pattaya.
Kini, Gunung Buddha berdiri kokoh bukan hanya sebagai simbol keagamaan, tapi juga sebagai penanda perpaduan legenda, teknologi, dan cinta—yang terus menyinari Thailand, satu cahaya keemasan dalam sejarah dan jiwa bangsa.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































