TIMETODAY.ID — Akhir-akhir ini, istilah skin barrier ramai dibicarakan di media sosial. Banyak yang menyebut, menjaga skin barrier adalah kunci agar kulit tetap sehat dan glowing. Sayangnya, tidak sedikit orang baru sadar lapisan pelindung kulitnya rusak setelah wajah mereka mendadak sering breakout, meskipun sudah rutin memakai berbagai produk perawatan wajah.
Salah satu kebiasaan yang justru memperparah kondisi kulit adalah penggunaan berlapis-lapis skincare dengan klaim mencerahkan secara bersamaan. Padahal, tidak semua orang cocok memakai banyak produk dalam satu waktu.
Apa Itu Skin Barrier?
Menurut dokter spesialis kulit, dr Teddy Sutrisna dari Dermato Clinic Jakarta, skin barrier adalah lapisan pelindung kulit terluar yang berfungsi menjaga kelembapan dan mencegah paparan zat dari luar. Jika lapisan ini terganggu, kulit akan menjadi mudah iritasi dan lebih sensitif.
Salah satu penyebab umum rusaknya skin barrier adalah penggunaan bahan aktif yang terlalu kuat secara berlebihan. Untuk itu, dr Teddy menyarankan agar orang yang mengalami iritasi kembali menggunakan skincare dasar saja.
Tanda-Tanda Skin Barrier Rusak
Beberapa gejala umum yang menunjukkan rusaknya skin barrier meliputi:
-
Kulit kemerahan
-
Terasa perih atau panas
-
Breakout dan jerawat meradang
-
Gatal saat memakai produk yang sebelumnya aman
-
Kulit menjadi sangat sensitif
Cara Memperbaiki Skin Barrier
-
Kurangi Produk Skincare
Hentikan dulu pemakaian terlalu banyak produk. Cukup gunakan tiga produk dasar: pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya. Hindari dulu produk dengan kandungan seperti AHA, BHA, retinol, dan vitamin C dosis tinggi. -
Fokus pada Pelembap
Pilih pelembap yang mengandung bahan seperti ceramide, hyaluronic acid, panthenol, atau squalane untuk menenangkan dan memperbaiki lapisan kulit yang rusak. -
Konsultasi ke Dokter Kulit
Jika kulit tidak membaik setelah beberapa minggu, sebaiknya periksa ke dokter. Beberapa klinik menyediakan terapi khusus seperti injeksi skin booster untuk mempercepat perbaikan dari dalam. -
Kurangi Eksfoliasi
Eksfoliasi memang bisa membantu mengangkat sel kulit mati, tapi jika terlalu sering justru merusak kulit. Idealnya, lakukan seminggu sekali, dan hentikan sementara jika kulit sedang iritasi. -
Selalu Pakai Sunscreen
Saat skin barrier rusak, sinar matahari bisa semakin memperparah kondisi kulit. Jadi, pastikan selalu menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30, meskipun cuaca mendung atau hanya berada di dalam ruangan.
Kenapa Skin Barrier Penting?
Skin barrier berfungsi sebagai “benteng” kulit yang melindungi dari polusi, bakteri, dan zat asing. Jika lapisan ini rusak, kulit jadi lebih rentan terhadap berbagai gangguan.
Agar kulit tetap sehat, dr Teddy juga menyarankan hal-hal berikut:
-
Gunakan sabun pembersih dengan pH seimbang
-
Tidur cukup 6–8 jam
-
Konsumsi makanan tinggi antioksidan dan lemak sehat
-
Jangan sering gonta-ganti skincare tanpa alasan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































