Keutamaan Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah dan Niatnya

Dzulhijjah
Ilustrasi/freepik.com

TIMETODAY.ID, BOGOR – Bulan Dzulhijjah adalah salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam ajaran Islam.

Keistimewaannya terletak pada rangkaian ibadah agung yang berlangsung di dalamnya, seperti puasa sunnah, wukuf di Arafah, Idul Adha, serta penyembelihan hewan kurban. Seluruh amalan ini menjadi jalan menuju ridha Allah SWT.

Di antara amalan tersebut, puasa sunnah yang dilaksanakan sejak awal Dzulhijjah hingga hari Arafah sangat dianjurkan, terutama bagi kaum Muslimin yang tidak menunaikan ibadah haji.

Puasa sunnah Dzulhijjah dimulai dari tanggal 1 hingga 9 bulan ini.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tiada hari-hari yang amal saleh pada waktu itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah).” (HR. Bukhari)

Niat puasa sunnah Dzulhijjah

“Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala”
Artinya: Aku niat puasa bulan Dzulhijjah sunnah karena Allah Ta’ala.

Puncak dari puasa sunnah ini adalah pada tanggal 9 Dzulhijjah, yang dikenal sebagai Hari Arafah. Puasa di hari ini memiliki pahala luar biasa. Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah, agar ia menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.” (HR. Muslim)

Niat untuk puasa Arafah

“Nawaitu shauma yaumi ‘arafah sunnatan lillahi ta’ala”
Artinya: Aku niat puasa hari Arafah sunnah karena Allah Ta’ala.

Namun, pada tanggal 10 Dzulhijjah, yang merupakan Hari Raya Idul Adha, umat Islam justru dilarang berpuasa.

Hari ini dan tiga hari berikutnya (11–13 Dzulhijjah), yang dikenal sebagai hari-hari Tasyriq, adalah waktu untuk makan, minum, dan berdzikir kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda:

“Hari Arafah, hari kurban, dan hari-hari Tasyriq adalah hari raya kita, umat Islam. Itu adalah hari makan dan minum.” (HR. Abu Dawud)

Dengan memahami niat, waktu, dan keutamaan puasa sunnah di bulan Dzulhijjah, ibadah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata dari cinta dan penghambaan kita kepada Sang Pencipta.

Bulan mulia ini juga menjadi momen untuk memperbanyak amal saleh menjelang Idul Adha, hari yang sarat pesan tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan pada perintah Allah SWT.

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Hari Gizi Nasional 2025: Wujudkan Keluarga Sehat dengan 10 Tips Gizi Seimbang

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel