Pepaya Sehat, Tapi Jangan Dicampur dengan Ini!

pepaya
Ilustrasi pepaya(istock)
TIMETODAY.ID — Manis, lembut, dan menyegarkan. Pepaya adalah buah tropis yang tidak hanya menggugah selera, tapi juga kaya manfaat. Tak heran jika ia jadi pilihan banyak orang dari segala usia. Dari melancarkan pencernaan, meningkatkan imunitas, hingga memperbaiki metabolisme, pepaya seolah menjadi buah serba bisa.
Namun, di balik semua kelebihannya, pepaya ternyata tidak boleh dikonsumsi sembarangan—terutama jika dipadukan dengan jenis makanan tertentu.
“Pepaya kaya akan serat dan enzim seperti papain, yang jika dikonsumsi berlebihan justru bisa mengiritasi lambung atau menyebabkan diare,” ujar seorang ahli gizi dalam ulasan kesehatan terbaru.
Kandungan serat yang tinggi memang membantu sistem pencernaan, tapi jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup, justru bisa berbalik menjadi sembelit.
Tak hanya itu, kombinasi pepaya dengan makanan tertentu bisa menimbulkan gangguan yang lebih serius, mulai dari rasa tak nyaman di perut hingga gangguan pencernaan. Berikut ini 10 makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan pepaya:
  1. Jeruk dan buah sitrus lainnya: Kandungan vitamin C yang tinggi dari kedua buah ini dapat memicu asam lambung berlebih dan menyebabkan iritasi.
  2. Makanan tinggi protein: Pepaya punya enzim papain yang memecah protein. Jika disantap bersama daging atau ikan, bisa mengganggu pencernaan.
  3. Makanan fermentasi: Seperti kimchi atau acar, kombinasi ini bisa menimbulkan gas berlebih dan gangguan pencernaan.
  4. Produk olahan susu: Papain dan chymopapain dalam pepaya bisa mengentalkan susu, menimbulkan gas, kembung, atau kram.
  5. Makanan pedas: Sifat dingin pepaya bertolak belakang dengan makanan pedas yang merangsang lambung.
  6. Makanan berlemak: Gorengan dan saus berat bisa memperlambat kerja enzim pepaya.
  7. Telur mentah: Berisiko karena bisa mengandung bakteri dan tidak cocok dikombinasikan dengan enzim pepaya.
  8. Daging merah: Pencernaan bisa terganggu karena kombinasi ini membuat kerja sistem cerna jadi lebih berat.
  9. Makanan bertepung: Kentang dan jagung bisa menetralkan enzim papain, membuat kerja pepaya tak efektif.
  10. Sayuran seperti brokoli dan kembang kol: Kombinasi dua makanan tinggi serat bisa menghasilkan gas dan membuat perut tak nyaman.
Tak hanya soal kombinasi, efek samping lainnya juga perlu diperhatikan. Beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi terhadap pepaya, seperti gatal-gatal atau bahkan sesak napas. Di sisi lain, konsumsi berlebihan juga dapat menyebabkan diare atau berinteraksi dengan obat tertentu, terutama pengencer darah dan obat yang dimetabolisme oleh hati.
Meski begitu, bukan berarti pepaya harus dihindari. Dengan porsi yang tepat dan dikonsumsi pada waktu yang pas, pepaya tetap menjadi salah satu buah terbaik untuk menjaga kesehatan. Kuncinya: bijak dalam memilih pasangan makannya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Manfaat Daun Stevia untuk Kesehatan: Alternatif Gula yang Ramah Diabetes

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel