TIMETODAY.ID — Pernah merasa mual, muntah, atau diare tak lama setelah makan sesuatu? Bisa jadi itu tanda keracunan makanan. Kondisi ini terjadi ketika kita mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi kuman, racun, atau tidak disiapkan secara higienis.
Menurut dr. Delliza Pusvarini dari Eka Hospital BSD, penyebab utama keracunan makanan adalah mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit yang masuk bersama makanan ke tubuh kita.
“Biasanya ini terjadi karena makan makanan yang basi atau kotor. Kuman masuk ke saluran pencernaan dan menyebabkan gejala yang mengganggu,” ujarnya dikutip dari CNBC Indonesia.
Uniknya, gejala keracunan tidak selalu langsung terasa. “Kuman butuh waktu untuk berkembang biak, jadi sering kali gejala baru muncul beberapa jam setelah makan,” tambah dr. Delliza.
Kalau kamu atau orang terdekat mengalami keracunan makanan, jangan panik. Berikut 9 langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan di rumah:
1. Biarkan Tubuh Mengeluarkan Racun
Kalau merasa ingin muntah, jangan ditahan. Itu adalah reaksi alami tubuh untuk membuang zat berbahaya dari dalam sistem pencernaan.
2. Minum Banyak Air
Muntah dan diare bisa membuat tubuh kehilangan banyak cairan. Jadi, pastikan kamu terus minum air putih agar tetap terhidrasi.
3. Air Kelapa Jadi Teman Baik
Selain air mineral, air kelapa murni bisa bantu menggantikan elektrolit tubuh yang hilang akibat keracunan.
4. Konsumsi Makanan Hangat dan Ringan
Saat nafsu makan menurun, makanan berkuah seperti sup bisa jadi pilihan. Pilih yang lembut, hangat, dan diolah dengan higienis.
5. Istirahat yang Cukup
Tubuhmu sedang bekerja melawan infeksi. Maka, istirahat yang cukup sangat penting untuk mempercepat pemulihan.
6. Pilih Makanan Hambar
Bubur atau makanan tanpa banyak bumbu akan lebih mudah dicerna dan tidak memperparah iritasi lambung.
7. Hindari Makanan Pemicu
Selama masa pemulihan, jauhi makanan yang pedas, berminyak, atau minuman berkafein dan beralkohol karena bisa memperparah gejala.
8. Minum Obat Jika Diperlukan
Obat pereda mual atau diare bisa digunakan, tapi pastikan kamu sudah berkonsultasi dengan apoteker atau dokter agar dosisnya aman.
9. Hubungi Dokter Bila Perlu
Kalau gejala tidak membaik atau justru makin parah, sebaiknya segera periksa ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut.
Keracunan makanan bisa menimpa siapa saja dan kapan saja. Jadi, selalu pastikan makanan yang kamu konsumsi bersih dan aman. Kalau sudah terlanjur terkena, jangan panik—lakukan langkah-langkah di atas, dan jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika diperlukan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































