Pemerintah Siapkan Skema Khusus Agar ART Bisa Miliki Rumah Subsidi

Rumah Subsidi
Ilustrasi/freepik.com

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah sedang menyusun skema penyaluran rumah subsidi yang ditujukan bagi kalangan pekerja informal, khususnya asisten rumah tangga (ART). Upaya ini dilakukan agar kelompok yang tidak memiliki slip gaji tetap bisa mengakses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Untuk segmen pekerjaan nonformal seperti ART, memang diperlukan pendekatan khusus. Mulai dari sosialisasi produk, apakah mereka bisa ikut program FLPP saat ini, sampai komunikasi dengan bank penyalur untuk mencari skema inovatif yang bisa diterapkan,” ujar Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, dikutip dari beritasatu.com, Kamis (22/5/2025).

Dalam pelaksanaannya, BP Tapera menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk mempermudah proses seleksi calon penerima manfaat dan memperkuat kegiatan sosialisasi. Kolaborasi ini bertujuan memastikan bahwa penyaluran bantuan KPR lebih tepat sasaran.

“Kami sudah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. ART yang sudah terdaftar menjadi dasar utama kami dalam memprioritaskan penawaran KPR FLPP,” jelas Heru.

Ia menambahkan, riwayat pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan bisa menjadi indikator kelayakan kredit bagi pihak perbankan.

“Kalau mereka lancar membayar iuran, itu bisa menjadi tanda kepercayaan untuk bank. Nantinya bank akan menganalisis kemampuan mereka dalam mencicil,” ujarnya.

Heru juga menegaskan bahwa tidak ada kewajiban bagi ART untuk memiliki tabungan tiga bulan berturut-turut sebagai syarat pengajuan KPR. Menurutnya, pihak bank memiliki mekanisme penilaian sendiri berdasarkan prinsip 5C (character, capacity, capital, condition, dan collateral).

“Yang penting dilihat dulu kelayakannya. Dari sisi bank ada kriteria tersendiri. Kalau analisa 5C-nya memenuhi, meski tidak menabung tiga bulan, pengajuan bisa tetap disetujui,” tuntasnya.

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Rupiah Tertekan Dolar AS, Pasar Menanti Kejutan BI Rate

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel