Cara Menanam Kacang Tanah Agar Berbuah Lebat dan Panennya Melimpah

Kacang tanah
ilustrasi Kacang tanah (istock)
TIMETODAY.ID Kacang tanah bukan cuma camilan favorit, tapi juga tanaman yang gampang banget ditanam—bahkan buat pemula. Kalau kamu punya lahan kosong atau halaman rumah yang cukup, nggak ada salahnya mencoba menanam kacang tanah sendiri. Dengan perawatan yang tepat, hasil panennya bisa melimpah!
Yuk, simak panduan lengkap dan praktis menanam kacang tanah berikut ini.
  1. Siapkan Tanah yang Gembur
Kacang tanah tumbuh di dalam tanah, jadi penting banget buat memastikan media tanamnya gembur. Kalau tanahnya terlalu masam (pH di bawah 5), bisa dikasih kapur dulu sekitar 1-3 ton per hektar, satu bulan sebelum tanam.
Seminggu sebelum tanam, cangkul atau bajak tanah sedalam 15 cm lalu ratakan. Buang sisa-sisa tanaman kalau tanam di lahan bekas sawah atau kebun.
  1. Pilih Waktu Tanam yang Tepat
Kacang tanah suka iklim tropis. Di musim hujan, pastikan tanah nggak becek. Di musim kemarau, jaga supaya tetap lembap.
  • Di lahan sawah: tanam sekitar April–Juni
  • Di lahan tadah hujan: tanam Oktober–November
  1. Pilih Bibit yang Bagus
Pilih polong yang tua, kulitnya kering dan uratnya terlihat jelas. Kalau digoyang bunyi “kletak-kletok”, itu tandanya bijinya bagus.
Kalau tanahnya belum pernah ditanami kacang tanah, campur benih dengan Rhizobium (Legin) untuk bantu pertumbuhan. Tapi ingat, setelah dicampur, benih harus segera ditanam (maksimal 6 jam).
  1. Atur Jarak Tanam
Buat lubang tanam dengan jarak sesuai kondisi tanah:
  • Tanah subur: 20×20 cm atau 30×10 cm
  • Tanah kurang subur: 40×10 cm atau 30×15 cm
Gunakan alat bernama tugal (semacam tongkat tajam untuk buat lubang), bisa bermata dua atau tiga tergantung cara pemupukan.
  1. Jangan Lupa Disiangi dan Disulam
Benih biasanya tumbuh dalam 3–7 hari. Kalau ada yang nggak tumbuh, segera sulam alias ganti bibitnya.
Penyiangan gulma dilakukan dua kali:
  • Pertama: saat umur 5–7 hari
  • Kedua: saat umur 3–4 minggu
  1. Pemupukan Secara Bertahap
Gunakan pupuk urea, TSP, dan KCl. Pupuk diberikan saat penyiangan pertama, sekitar umur 30 hari. Buat lubang kecil di kanan kiri tanaman, masukkan pupuk, lalu tutup kembali.
  1. Jaga Kelembapan Tanah
Tanah perlu dijaga lembap tapi tidak tergenang. Air berlebih bisa bikin akar busuk. Menjelang panen, tanah sebaiknya agak kering supaya mudah dicabut.
Kalau musim kemarau, bisa pakai mulsa supaya kelembapan tanah tetap terjaga.
  1. Gunakan Alat Sederhana
Nggak perlu alat berat. Cukup siapkan:
  • Cangkul untuk menggemburkan tanah
  • Garu untuk meratakan
  • Tugal untuk lubang tanam
    Alat sederhana tapi bikin kerja lebih mudah dan rapi.
  1. Waspadai Penyakit
Beberapa penyakit yang sering muncul: bercak daun, karat, atau layu.
Cara mencegahnya:
  • Bersihkan lahan dari gulma
  • Atur air jangan sampai tergenang
  • Pantau tanaman rutin
Siap Panen!
Kalau semua langkah di atas dilakukan dengan benar, kamu bisa panen kacang tanah sekitar 3–4 bulan setelah tanam. Seru kan, punya kebun sendiri dan bisa panen langsung dari tanah?
Selamat mencoba dan semoga hasil panennya berlimpah ya!

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Kota Bogor Jadi Surga Anak Putus Sekolah, DPRD : Program Japati Gagal!

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel