TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemkab Bogor berencana mengganti nama sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayahnya. Salah satu rumah sakit yang diusulkan untuk berganti nama adalah RSUD Ciawi menjadi RS Idham Chalid.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Mediawati, mengatakan bahwa perubahan nama tersebut merupakan inisiatif Bupati Bogor Rudy Susmanto. Tujuannya adalah untuk menghilangkan kesan nama rumah sakit yang hanya berbasis wilayah.
“Pak Bupati ingin kesan umum daerah itu hilang,” ujar Fusia kepada wartawan, Senin (12/5/2025).
Ia menjelaskan, penggantian nama rumah sakit dimaksudkan agar rumah sakit memiliki identitas yang lebih bermakna dan bersejarah, bukan sekadar merujuk pada lokasi geografisnya.
“RSUD Cibinong, Ciawi itu sudah mewah, bagus banget, begitu juga Cileungsi dan Leuwiliang. Tapi ya kalau masih pakai nama wilayah, itu pasti kesannya seperti rumah sakit BPJS dengan fasilitas biasa,” katanya.
Beberapa nama baru yang diusulkan antara lain RSUD Cibinong menjadi RS Bakti Pajajaran, RSUD Cileungsi menjadi RS Shatibi, dan RSUD Leuwiliang menjadi RS KH Muhammad Nur.
Fusia menambahkan, saat ini proses perubahan nama masih dalam tahap koordinasi dengan masing-masing rumah sakit, terutama terkait aspek legalitas dan administrasi.
Editor : B. Supriyadi





































