Program BCC Belum Optimal Tekan Pengangguran di Kabupaten Bogor

Pengangguran
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Nana Mulyana. Foto : timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Meski digadang sebagai solusi untuk meredam angka pengangguran di Kabupaten Bogor, implementasi program Bogor Career Center (BCC) masih jauh dari harapan. Di tengah meningkatnya jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, efektivitas BCC dipertanyakan karena belum mampu menjangkau masyarakat secara luas maupun memberikan dampak yang signifikan.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, tidak menampik bahwa pelaksanaan program ini belum berjalan optimal. Ia mengakui, masih banyak pencari kerja yang belum memahami mekanisme serta manfaat yang ditawarkan oleh platform tersebut.

“Program BCC sudah berjalan, cuma mungkin yang menjadi keterbatasannya itu rubrikasinya harus gencar,” ujar Nana saat ditemui timetoday.id, Jumat (9/5/2025).

“Itu mungkin jadi tantangan kami ke depan harus mempublikasikan BCC kepada perusahaan dan kepada masyarakat,” Tambah Nana.

Menurut Nana, Pemerintah Daerah sebenarnya telah menerbitkan surat edaran yang mengimbau seluruh proses rekrutmen kerja dilakukan melalui BCC. Namun, surat edaran tersebut belum cukup kuat untuk membentuk kesadaran kolektif baik dari kalangan pencari kerja maupun perusahaan.

“Rubrikasi kepada masyarakat harus gencar, termasuk kepada perusahaan bahwa lowongan kerja itu harus melalui BCC dan itu sudah ada surat edaran pemerintah daerah,” bebernya.

Meski demikian, pihak Disnaker mencoba mencari terobosan lain lewat penyelenggaraan Job Fair di beberapa wilayah. Namun, upaya tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan dalam mengurangi jumlah pengangguran yang mencapai angka cukup tinggi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor berada di angka 7,34 persen, setara dengan sekitar 210 ribu orang dari total 2,8 juta angkatan kerja.

Kecamatan Cibinong, yang direncanakan menjadi ibu kota Kabupaten Bogor, tercatat sebagai wilayah dengan tingkat pengangguran tertinggi, yakni 6.518 orang. Disusul oleh Jasinga (3.397), Sukaraja (3.176), Cileungsi (3.074), dan Nanggung (2.963).

Editor: B. Supriyadi 

Baca Juga :  Polrestro Depok Bongkar Sindikat Penjualan Bayi Antar Pulau Via Media Sosial

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel