Menanti Keajaiban Lungsuran, Timnas China Gantungkan Harapan ke Mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026

Timnas china
Timnas china (Foto: Instagram/@kickvisionofficial)

TIMETODAY.ID — Di tengah meredupnya peluang mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026, Timnas China tengah memainkan harapan terakhirnya—bukan hanya di lapangan hijau, tetapi juga lewat dinamika geopolitik internasional. Dari Shanghai hingga Beijing, pecinta sepak bola China kini memeluk harapan yang tidak biasa: mereka ingin lolos bukan karena menang, tetapi karena ada tim lain yang mundur.

Timnas China saat ini terseok di dasar klasemen Grup C pada Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dengan perolehan enam poin, mereka tertinggal tiga angka dari Timnas Indonesia yang duduk di peringkat keempat—batas terakhir untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya.

Secara matematis, harapan itu belum pupus. Masih ada dua laga krusial tersisa: menghadapi Indonesia pada 5 Juni dan Bahrain pada 10 Juni mendatang. Namun, peluang tersebut dinilai tidak cukup realistis oleh media lokal seperti Sohu. Di tengah kegalauan itulah, muncul kabar yang mereka sebut sebagai angin segar—yang datang bukan dari lapangan, melainkan dari arena politik global.

Advertisement
Baca Juga :  Drama Eropa Kembali! Juventus vs Dortmund Panaskan Liga Champions Malam Ini

Mimpi dari Mundurnya Iran

Sohu, media kenamaan China, menyebut ada satu jalur tak biasa yang bisa menyelamatkan langkah Timnas mereka: lungsuran tiket. Dalam laporannya, Sohu menyebut bahwa ada kemungkinan Timnas Iran akan mundur dari Piala Dunia 2026 karena ketegangan hubungan dengan Amerika Serikat, salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko.

“Menurut rumor yang cukup berani, Iran mungkin tidak akan ikut serta dalam Piala Dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sehingga akan ada satu tim yang berkurang di kawasan Asia,” tulis Sohu dalam laporan yang dikutip Sabtu, 26 April 2025.

Hubungan Iran dan Amerika memang dikenal dingin. Situasi kian rumit karena adanya kebijakan visa Amerika yang berpotensi melarang partisipasi negara-negara yang secara terbuka menentang aksi Israel terhadap Palestina—sikap yang kerap ditunjukkan oleh Iran.

Menjaga Asa, Meski Tipis

Jika skenario itu terjadi, Team Dragons—julukan Timnas China—berharap bisa mengambil alih jatah yang ditinggalkan. Namun, syaratnya tidak mudah. Mereka harus bisa menembus babak playoff antarkonfederasi terlebih dahulu, yang artinya wajib menyalip Timnas Indonesia dalam dua laga penentu.

Baca Juga :  Demam Piala Dunia, Penjualan Jersey di Cibinong Sepi Peminat

“Berita bagus untuk Timnas China. Sekalipun kalah di babak play-off, mereka masih mungkin lolos ke Piala Dunia dan kesempatan untuk lolos ini bukanlah sesuatu yang mereka perjuangkan sendiri,” tulis Sohu lebih lanjut.

Kutipan tersebut dengan jujur mencerminkan suasana batin publik sepak bola China: harapan masih ada, tapi bukan berasal dari kemenangan mereka sendiri. Sebuah mimpi yang lahir dari kerapuhan sistem, dan dalam konteks ini, dari celah diplomatik antarnegara.

Kini, semua mata tertuju pada dua pertandingan terakhir—dan tentu saja, pada perkembangan politik luar negeri Iran. Untuk China, jalan ke Piala Dunia 2026 bukan hanya tentang skor akhir, tetapi juga tentang siapa yang bertahan, dan siapa yang harus pergi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel