TIMETODAY.ID — Lusail tak menyambut Jorge Martin dengan hangat. Sirkuit yang dipenuhi lampu malam justru menjadi saksi pahit atas comeback yang harusnya gemilang. Setelah absen di tiga seri awal MotoGP 2025, pembalap anyar Aprilia Racing itu kembali menunggangi motornya dengan semangat baru. Tapi takdir berkata lain—comeback-nya justru berakhir di ranjang rumah sakit.
Debut Dibalut Derita
Senin dini hari (14/4/2025) waktu Indonesia, Jorge Martin menjalani debutnya musim ini bersama Aprilia di MotoGP Qatar. Awalnya, semua terlihat menjanjikan. Latihan dan kualifikasi berjalan mulus. Tapi saat balapan memasuki lap ke-14, di tikungan ke-12 Sirkuit Lusail, Martin kehilangan kendali dan terjatuh dengan keras.
Petugas medis segera menghampiri. Ia mendapat pertolongan darurat di pinggir lintasan sebelum dibawa ke pusat medis untuk penanganan lebih lanjut. Tak butuh waktu lama, Aprilia merilis kabar mengejutkan di akun Instagram mereka.
“Jorge Martin harus tetap dalam pengawasan di rumah sakit selama beberapa hari hingga kondisi pneumotoraksnya (paru-paru yang kempes) membaik,” tulis Aprilia dalam insta story-nya.
Pneumotoraks, kondisi serius di mana udara masuk ke rongga pleura, menghambat kerja paru-paru Martin. Tapi itu bukan satu-satunya luka yang ia bawa pulang dari Qatar.
Enam Tulang Rusuk Retak
Pemeriksaan lanjutan mengungkap kenyataan yang lebih pahit. Jorge Martin, juara dunia MotoGP 2024, mengalami enam patah tulang rusuk di sisi kanan tubuhnya.
“Pemeriksaan akhir juga menunjukkan adanya enam patah tulang pada lengkungan posterior kanan, dari tulang rusuk pertama hingga keenam,” tulis Aprilia dalam pembaruan berikutnya.
Kabar ini langsung membuat fans Aprilia dan Martin terhenyak. Tak hanya kehilangan momentum, cedera ini bisa memaksa Martin kembali menepi lebih lama.
Absen Lagi?
Dengan cedera yang cukup kompleks, peluang Martin tampil di MotoGP Spanyol di Jerez (25–27 April) menjadi tanda tanya besar. Musim 2025 yang seharusnya jadi babak baru bersama Aprilia justru dibuka dengan cobaan berat.
Di sisi lain, balapan utama Qatar dimenangkan oleh Marc Marquez dari Ducati Lenovo. Kemenangan ini, ditambah hasil sprint race sebelumnya, mengantar Marquez kembali ke puncak klasemen sementara MotoGP 2025. Tapi sorotan malam itu tak hanya milik pemenang—ada satu cerita getir dari pembalap yang gagal menyelesaikan balapan.
Comeback memang tak selalu manis. Bagi Jorge Martin, Qatar bukan panggung selebrasi, melainkan awal dari perjuangan panjang lainnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































