5 Gunung Berapi Paling Aktif dan Berbahaya di Indonesia

gunung
ilustrasi Gunung Krakatau

TIMETODAY.ID — Indonesia dikenal sebagai negara dengan banyak gunung berapi aktif, yang terletak di jalur Cincin Api Pasifik. Beberapa di antaranya dianggap sangat berbahaya dan dapat menimbulkan dampak serius bagi lingkungan dan masyarakat. Berikut adalah lima gunung berapi paling berbahaya di Indonesia:

  1. Gunung Krakatau

Gunung Krakatau terkenal karena letusannya yang dahsyat pada tahun 1883, yang menyebabkan tsunami besar dan mengakibatkan lebih dari 36.000 korban jiwa. Letusan ini juga mengeluarkan abu vulkanik yang menyebar ke seluruh dunia, menyebabkan perubahan iklim dan penurunan suhu global.

  1. Gunung Merapi

Terletak di Jawa Tengah, Gunung Merapi dikenal sebagai salah satu gunung berapi paling aktif dan berbahaya di dunia. Erupsi terbesarnya pada tahun 2010 menewaskan lebih dari 300 orang dan menyebabkan kerusakan luas akibat awan panas dan lahar. Dampak lingkungan termasuk kerusakan lahan pertanian dan pencemaran udara.

Advertisement
  1. Gunung Agung
Baca Juga :  Sacha Inchi: Si Kacang Bintang,  Salah  Satu Sumber Omega Nabati Terbaik di Dunia

Gunung Agung di Bali juga memiliki sejarah letusan yang mematikan, dengan erupsi terbesar terjadi pada tahun 1963 yang mengakibatkan lebih dari 1.000 korban jiwa. Letusan ini menghasilkan hujan abu yang merusak pertanian lokal dan mengganggu ekosistem di sekitarnya.

  1. Gunung Semeru

Sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru sering mengalami erupsi yang dapat memicu lahar dan awan panas. Erupsi terakhirnya pada tahun 2021 menyebabkan evakuasi penduduk sekitar dan dampak lingkungan seperti kerusakan hutan dan pencemaran air.

  1. Gunung Bromo
Baca Juga :  Jaga Kelestarian Gunung, Pendaki Perlu Terapkan Perbekalan Ramah Lingkungan

Meskipun tidak seaktif gunung lainnya, Gunung Bromo memiliki potensi bahaya karena letusannya yang sering terjadi. Dengan lebih dari 50 kali erupsi tercatat sejak tahun 1775, dampaknya terhadap lingkungan termasuk perubahan lanskap dan gangguan terhadap kehidupan flora dan fauna di sekitarnya.

Dengan memahami potensi bahaya dari gunung-gunung ini, masyarakat dapat lebih waspada dan siap menghadapi kemungkinan bencana alam yang ditimbulkan oleh aktivitas vulkanik.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel