TIMETODAY.ID — Di balik keindahan alam Kabupaten Kerinci, Jambi, terdapat kuliner khas yang semakin digemari oleh wisatawan, yaitu dodol kentang. Kudapan manis ini tidak hanya memiliki cita rasa unik, tetapi juga menjadi ikon kuliner daerah yang didukung penuh oleh pemerintah setempat.
Kabupaten Kerinci dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kentang terbesar di Indonesia. Dengan tanah yang subur dan udara sejuk di kaki Gunung Kerinci, kentang yang tumbuh di sini, terutama jenis granola, memiliki tekstur lembut dan rasa yang khas.
Hal inilah yang menginspirasi masyarakat setempat untuk mengolahnya menjadi dodol kentang sejak tahun 1995, guna meningkatkan nilai jual hasil panen dan mengurangi potensi kerugian akibat surplus produksi.
Keunikan Dodol Kentang
Berbeda dengan dodol pada umumnya yang berbahan dasar ketan dan memiliki tekstur kenyal serta lengket, dodol kentang lebih lembut dengan rasa manis yang tidak berlebihan. Kandungan pati alami dalam kentang menciptakan tekstur yang halus dan lebih mudah dikunyah.
Proses pembuatannya pun cukup unik. Kentang granola dikukus hingga empuk, lalu dihaluskan hingga menjadi pasta lembut.
Setelah itu, campuran bahan seperti gula merah, santan, dan sedikit tepung ditambahkan untuk memperkaya rasa.
Semua bahan kemudian dimasak dalam wajan besar dengan api kecil, diaduk perlahan selama berjam-jam hingga adonan mengental dan berwarna kecoklatan. Setelah matang, dodol didinginkan, dipotong-potong, dan dikemas sebelum akhirnya siap dipasarkan.
Selain cita rasa yang khas, dodol kentang juga memiliki manfaat gizi yang baik. Kentang merupakan sumber karbohidrat kompleks yang kaya serat, vitamin C, serta mineral penting seperti kalium dan magnesium.
Hal ini menjadikannya camilan yang tidak hanya lezat tetapi juga lebih sehat dibandingkan dodol berbasis ketan atau tepung terigu.
Dodol Kentang, Dari Tradisional ke Pasar Nasional
Dukungan dari pemerintah daerah dalam mempromosikan dodol kentang sebagai oleh-oleh khas Kerinci semakin meningkatkan popularitasnya. Produk ini kini tidak hanya digemari wisatawan yang berkunjung ke Jambi, tetapi juga telah merambah pasar nasional. Beberapa produsen lokal bahkan telah mengembangkan variasi rasa dan kemasan yang lebih modern untuk menarik minat konsumen yang lebih luas.
“Dodol kentang ini sudah seperti ikon oleh-oleh Kerinci. Kami terus berinovasi dalam pengolahan dan pengemasan agar lebih menarik bagi wisatawan dan bisa bersaing dengan produk dari daerah lain,” ujar salah satu produsen dodol kentang di Kerinci.
Selain itu, metode produksi yang masih mempertahankan cara tradisional tanpa bahan pengawet membuat dodol kentang tetap aman dikonsumsi oleh berbagai kalangan. Para pengrajin lokal yang dulunya hanya memproduksi dalam skala kecil kini mulai mengembangkan bisnis mereka berkat meningkatnya permintaan.
Dengan inovasi yang terus berkembang, dodol kentang kini bukan hanya sekadar camilan tradisional, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi produk unggulan yang memperkenalkan kekayaan kuliner Jambi ke tingkat nasional maupun internasional. Jadi, jika berkunjung ke Jambi, jangan lupa membawa pulang dodol kentang sebagai oleh-oleh khas yang menggugah selera.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































