TIMETODAY.ID — Saat perjalanan mudik, ruang kabin yang lega menjadi impian banyak pemudik. Salah satu solusi praktis adalah roof box, tempat penyimpanan tambahan yang dipasang di atap mobil. Namun, pemasangannya tidak boleh asal-asalan karena bisa mempengaruhi stabilitas kendaraan. Berikut panduan lengkap agar penggunaan roof box tetap aman dan nyaman.
Kenali Komponen Roof Box: Roof Rail dan Roof Rack
Sebelum memasang roof box, pastikan mobil memiliki roof rail dan roof rack sebagai fondasinya.
- Roof rail adalah rel yang terpasang membujur di atap mobil, biasanya sudah tersedia pada SUV atau mobil bergaya SUV. Jika mobil belum memilikinya, pastikan memilih roof rail yang tidak merusak cat dan memang dirancang untuk menahan beban roof rack serta roof box.
- Roof rack berfungsi sebagai rangka penyangga roof box. Material yang digunakan biasanya baja atau aluminium. Baja lebih kuat tetapi berat, sedangkan aluminium lebih ringan namun memiliki keterbatasan dalam menahan beban berat.
Pilih Roof Box yang Tepat
Setelah memasang roof rack, langkah berikutnya adalah memilih ukuran dan bentuk roof box yang sesuai.
- Ukuran: Disarankan memilih roof box yang tidak lebih dari setengah panjang mobil untuk menjaga keseimbangan kendaraan.
- Bentuk: Pilih roof box dengan desain aerodinamis, terutama yang bagian depannya meruncing. Model ini diklaim dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 5%.
- Kemudahan penggunaan: Pastikan roof box mudah dibuka dan ditutup untuk memudahkan akses barang selama perjalanan.
Dampak Roof Box terhadap Stabilitas Mobil
Pemasangan roof box mengubah titik keseimbangan mobil karena pusat gravitasi berpindah ke posisi lebih tinggi. Hal ini bisa berdampak pada handling kendaraan, terutama saat bermanuver atau berkendara di jalan berangin.
Menurut Sony Susmana, instruktur dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), penggunaan roof box mengharuskan pengemudi untuk menyesuaikan kecepatan.
“Misalnya ada batas kecepatan 60 km per jam, maka disarankan mengurangi sekitar 10 km per jam menjadi 50 km per jam,” ujarnya.
Tips Mengemas Barang di Roof Box
- Letakkan barang yang lebih ringan di roof box, sementara barang berat sebaiknya tetap di dalam kabin atau bagasi bawah untuk menjaga kestabilan.
- Pastikan pengikatan roof box kuat dan aman agar tidak bergoyang selama perjalanan.
- Lakukan pemeriksaan rutin sebelum berangkat dan saat istirahat di perjalanan untuk memastikan roof box tetap terpasang dengan baik.
Dengan pemasangan yang benar dan pemilihan roof box yang sesuai, perjalanan mudik bisa menjadi lebih nyaman tanpa mengorbankan keselamatan. Selamat mudik, berkendara aman, dan nikmati momen Lebaran bersama keluarga!
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































