
TIMETODAY.ID — Taylor Swift kembali membuktikan dominasinya di industri musik dengan membawa pulang enam penghargaan dalam ajang iHeartRadio Music Awards 2025. Di antara deretan prestasi tersebut, yang paling mencuri perhatian adalah kemenangan The Eras Tour sebagai Tour of the Century.
Penghargaan bergengsi ini digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, pada Senin (17/3) malam waktu setempat. Swift meraih piala dalam kategori yang melibatkan voting penggemar, memperlihatkan betapa kuatnya dukungan fans terhadap penyanyi berusia 34 tahun tersebut.
Kategori yang berhasil dimenangkannya mencakup Tour of the Century untuk The Eras Tour, Favorite Tour Style, Favorite Tour Tradition untuk Surprise Songs, Favorite on Screen untuk The Eras Tour (Taylor’s Version), serta Favorite Surprise Guest yang jatuh kepada kekasihnya, Travis Kelce. Tak hanya itu, Swift juga membawa pulang penghargaan Best Lyrics dan Best Music Video untuk lagu “Fortnight” feat. Post Malone, serta gelar Artist of the Year.
Kemenangan sebagai Artist of the Year ini menjadi yang ketiga bagi Swift, setelah sebelumnya meraih penghargaan yang sama pada 2015 dan 2024. Dalam pidato penerimaan piala Tour of the Century yang disampaikan melalui video, Swift mengungkapkan betapa besarnya arti penghargaan ini bagi dirinya dan timnya.
“Saya sungguh tidak bisa mengungkapkan betapa ini berarti bagi saya karena saya menerima ini atas nama semua rekan tur saya, band saya, semua orang yang melakukan tur bersama kami, kru kami,” ujar Swift.
Penyanyi yang dikenal dengan lagu-lagu hitsnya itu juga mengungkapkan tantangan besar yang dihadapinya dalam menjalani tur ini.
“Tur ini benar-benar merupakan hal paling menantang yang pernah saya lakukan dalam hidup saya,” kata Taylor Swift, mengacu pada serangkaian konser The Eras Tour yang berlangsung sepanjang 2023 hingga 2024 dengan total 149 konser, masing-masing berdurasi lebih dari tiga jam.
Meski penuh tantangan, Swift mengaku bahwa pengalaman ini adalah sesuatu yang paling memuaskan dalam kariernya.
“Saya terus-menerus memikirkan tur itu. Saya sangat bangga akan hal itu,” katanya.
Taylor juga memberikan apresiasi setinggi langit kepada para penggemarnya yang telah mendukung tur ini. “Satu-satunya alasan saya mampu menghadapi tantangan ini adalah karena para penggemar. Kalian punya semangat dan kemurahan hati untuk peduli dan melakukan perjalanan guna menyaksikan kami dalam tur di seluruh dunia. Itu benar-benar membuat saya terkesima,” ujarnya.
The Eras Tour bukan sekadar tur biasa. Konser ini berhasil memecahkan rekor sebagai tur pertama dalam sejarah yang mencapai pendapatan lebih dari US$2 miliar. Berdasarkan laporan dari New York Times dan dikonfirmasi oleh Variety, total pendapatan dari tur ini mencapai US$2.077.618.725 (sekitar Rp32,9 triliun) dari 10.168.008 tiket yang terjual di 149 konser yang digelar di lima benua.
Menariknya, jumlah tersebut murni dari penjualan tiket tanpa menggunakan sistem dynamic pricing yang memungkinkan harga tiket naik sesuai permintaan pasar. Jika sistem ini diterapkan, angka pendapatan dari The Eras Tour bisa jauh lebih besar. Variety menyebut bahwa Taylor Swift “rela kehilangan” potensi pendapatan lebih tinggi demi memastikan harga tiket tetap terjangkau bagi penggemarnya.
The Eras Tour kini masuk dalam daftar tur konser dengan pendapatan tertinggi dalam sejarah, bersama dengan Music of the Spheres World Tour dari Coldplay, yang juga melampaui angka US$1 miliar pada 2023. Sebelum rekor ini dipecahkan oleh Coldplay dan Taylor Swift, pemegang rekor sebelumnya adalah Elton John dengan Farewell Yellow Brick Road Tour, yang menghasilkan US$939 juta selama lima tahun.
Kesuksesan besar Taylor Swift di iHeartRadio Music Awards dan rekor fenomenal The Eras Tour sekali lagi menegaskan posisinya sebagai salah satu ikon musik terbesar sepanjang masa. Dan sepertinya, ini baru awal dari perjalanan panjangnya yang masih akan terus mencetak sejarah.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel






































