Kenangan Manis Enzy Storia: Dari Pesantren Kilat hingga Baitullah

Enzy Storia
Enzy Storia Foto: dok. Instagram/@enzystoria

TIMETODAY.ID — Wajah ceria seorang gadis kecil dengan seragam putih dan hijab sederhana terpampang dalam unggahan terbaru Enzy Storia. Foto lawas itu ia bagikan di media sosial, beriringan dengan momen spesialnya di Tanah Suci Makkah.

Dalam keterangan unggahannya, Enzy mengenang masa kecilnya dengan penuh haru. Saat masih berusia sekitar lima atau enam tahun, ia selalu bersemangat menyambut bulan Ramadan karena ada pesantren kilat. Kini, di usia 32 tahun, salah satu doanya saat kecil akhirnya terwujud: menjalani Ramadan di Baitullah.

“Memandangi Ka’bah dari kamar hotel sebelum melaksanakan tawaf wada, mengingatkanku dari kecil selalu seneng kalo bulan Ramadan karena ada pesantren kilatnya,” tulis Enzy di unggahannya.

Advertisement
Baca Juga :  SM Entertainment Rilis Foto EXO Formasi Enam Member, CBX Tak Disertakan

“Foto ini kayanya umurku 5-6 tahun, sekarang 32 tahun dan alhamdulillah salah satu doanya terkabul bisa Ramadan di Baitullah. Semoga tahun depan dan tahun-tahun berikutnya bisa kembali lagi ke sini. Aamin .”

Unggahan ini langsung menarik perhatian banyak warganet. Foto masa kecil Enzy yang mengenakan hijab putih membuat banyak orang terkesima.

Parasnya yang blasteran, hasil perpaduan keturunan Aceh dan Polandia, sudah terlihat menawan sejak kecil. Bulu mata lentik dan hidung mancungnya tampak tak berubah hingga kini.

“Dari kecil cantik banget, MasyaAllah,” tulis seorang netizen di kolom komentar.

Bahkan, banyak yang menyamakan wajah masa kecil Enzy dengan penyanyi cilik Mazaya. “Mirip Mazaya waktu kecil,” ujar seorang warganet.

Baca Juga :  Ruben Onsu Tampil dengan Baju Koko dan Peci, Netizen Bertanya: Apakah Ia Sudah Memeluk Islam?

Meski sudah berkarier di dunia hiburan dan dikenal dengan gaya modernnya, unggahan ini menunjukkan sisi spiritual Enzy yang mendalam.

Keinginannya untuk kembali ke Tanah Suci mencerminkan betapa Ramadan dan pengalaman religius memiliki tempat istimewa di hatinya. Momen ini pun menjadi pengingat bahwa doa yang dipanjatkan sejak kecil bisa saja terwujud di waktu yang tepat.

Bagi Enzy Storia, perjalanan ke Baitullah bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga napak tilas perjalanan hidupnya—dari gadis kecil yang bersemangat mengikuti pesantren kilat, hingga wanita dewasa yang bersyukur bisa menjejakkan kaki di tempat suci impiannya.***

 Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel