Harunya Pertemuan Sultan Malaysia dan Kakek 78 Tahun di Bandung

pria Malaysia
Harunya Pertemuan Sultan Malaysia dan Kakek 78 Tahun di Bandung (©TikTok @cikgu.shaari13)

TIMETODAY.ID — Di tengah hiruk-pikuk kota Bandung, sebuah pertemuan mengharukan terjadi antara seorang pria Malaysia yang menyebut dirinya sebagai ‘Sultan Kebahagiaan’ dan seorang kakek bernama Sumaria (78), seorang kuli macul asal Majalengka. Peristiwa ini terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @cikgu.shaari13, yang kemudian menyentuh banyak hati warganet.

Perjuangan Seorang Kakek

Setiap hari, Sumaria berjalan jauh dengan membawa dua alat pacul, berharap menemukan pekerjaan. Namun, keberuntungan sering kali tidak berpihak padanya.

“Pak. Ini buat apa?” tanya sang ‘Sultan’.

Advertisement

“Cari-cari kerjaan pak, ini alat untuk mencangkul. Tapi belum dapat-dapat,” ungkapnya saat dihampiri oleh pria yang kelak memberinya kejutan tak terduga.

Dengan nada lirih, Sumaria menceritakan bahwa dalam sehari ia bisa berjalan berjam-jam, terkadang tanpa hasil.

“Ya biasanya kalau kerja sampai sore bisa dapat Rp200 ribu. Tapi ini sudah satu minggu lebih belum dapat pekerjaan, makan juga susah,” tambahnya.

Baca Juga :  Batas Negara Dipertegas, Indonesia Peroleh 127,3 Hektare di Perbatasan Sebatik

Ketika ditanya bagaimana cara bertahan hidup jika tidak mendapat pekerjaan, Sumaria menjawab, “Ada yang ngasih pak kadang-kadang.

” Jawaban itu mencerminkan ketidakpastian dan kerasnya kehidupan yang harus ia jalani di usia senja.

Kejutan yang Tak Terduga

Mendengar kisah Sumaria, Shaari, pria Malaysia tersebut, tak mampu menahan rasa harunya. Ia kemudian mengeluarkan sejumlah uang tunai dan memberikannya kepada sang kakek.

“Ya Allah. Bapak saya minta tolong ke bapak boleh? Saya minta hari ini bapak buka puasanya makan yang enak-enak, kemudian saya mau bapak beli baju baru untuk Lebaran. Hari ini Allah utus saya untuk berbicara dengan bapak, menyentuhkan hati saya untuk menemui bapak. Ini ada sedikit rezeki dari Allah buat bapak,” ujar Shaari.

Tak hanya itu, Shaari juga menghadiahkan sebuah jam tangan mewah seharga Rp30 juta.

“Saya ada satu hadiah lagi buat bapak. Ini satu jam tangan yang harganya Rp30 juta, ini sangat mahal tapi saya berikan kepada bapak. Cuma satu pinta saya, jangan dijual, jaga dia betul-betul,” katanya dengan penuh ketulusan.

Baca Juga :  Pemkot Bogor Jadi Rujukan Pemkab Blora dalam Studi Tiru

Harapan dan Doa dari Warganet

Kisah ini segera menyebar luas dan mengundang banyak respons emosional dari warganet. Banyak yang merasa terharu dan turut mendoakan kebaikan bagi keduanya.

“Saya dari Majalengka pak. Sedih saya melihat bapaknya,” tulis seorang warganet.

“Ya Allah, saya yang bukan siapa-siapanya kok ikutan sedih terharu juga bangga ada orang baik yang Allah kirim buat si bapak,” tulis yang lain.

“Masya Allah, pertolongan Allah tidak disangka-sangka. Semoga sehat berkah untuk semuanya,” tambah komentar lainnya.

Kebaikan hati Shaari mengingatkan bahwa di tengah kesulitan, selalu ada tangan-tangan yang siap membantu. Kisah ini bukan hanya sekadar pertemuan antara dua insan berbeda negara, tetapi juga bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel