Dampak Konten Online: Ayah Kim Sae Ron Salahkan YouTuber atas Tekanan Mental Putrinya

Kim Sae Ron
Kim Sae Ron

TIMETODAY.ID — Kehilangan seorang anak adalah luka yang tak terbayangkan bagi seorang ayah. Bagi ayah Kim Sae Ron, duka itu bercampur dengan kemarahan yang mendalam. Ia tak hanya berduka atas kepergian putrinya, tetapi juga merasa bahwa ada pihak-pihak yang turut memperburuk penderitaan sang aktris sebelum kepergiannya yang tragis.

Sejak kematian putrinya, sang ayah semakin yakin bahwa konten yang dibuat oleh YouTuber Lee Jin Ho telah berkontribusi terhadap tekanan mental yang dialami Sae Ron. Tuduhan dan narasi yang menyudutkan keluarganya semakin menambah beban yang mereka pikul. Kini, ia bertekad untuk menuntut keadilan.

Narasi Beracun yang Menyudutkan

Advertisement

Dalam wawancaranya, sang ayah menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam. Ia menuduh Lee Jin Ho sebagai salah satu pihak yang harus bertanggung jawab atas penyebaran informasi yang menyakiti keluarganya.

“Saya ingin tindakan hukum diambil terhadap Lee Jin Ho. Bukan hanya dia, tapi juga mereka yang memposting hal-hal seperti itu dan meninggalkan komentar jahat tentang keluarga kami. Saya ingin mereka semua dihukum,” ujarnya, seperti dikutip dari Koreaboo pada Senin (11/3/2025).

Perasaan kehilangan itu semakin diperparah ketika sang ayah mengetahui bahwa Sae Ron mencoba mengakhiri hidupnya setelah menonton salah satu video Lee. “Sae Ron mencoba bunuh diri di hari yang sama ketika ia menonton video Lee Jin Ho,” ungkapnya dengan suara penuh kesedihan.

Baca Juga :  Skandal Terbaru Kim Soo Hyun: Video Lingerie untuk Kim Sae Ron Saat Masih di Bawah Umur Terungkap?

Video yang diunggah pada 8 Januari lalu menjadi sorotan. Dalam video tersebut, Lee Jin Ho berusaha menghubungi Kim Sae Ron secara langsung dan berspekulasi bahwa sang aktris mengganti nomor teleponnya demi menghindari kritik publik. Ia bahkan menuduh Kim tidak bertanggung jawab atas kesalahannya di masa lalu. Namun, setelah kepergian tragis Sae Ron, semua video terkait dihapus oleh Lee, meskipun gelombang kritik terhadapnya terus menguat.

Duka yang Berlipat Ganda

Bagi sang ayah, tuduhan-tuduhan terhadap putrinya tidak hanya merusak nama baiknya, tetapi juga menimbulkan luka yang lebih dalam. Ia mempertanyakan bagaimana publik bisa dengan mudah menghakimi seseorang hanya dari satu sudut pandang.

“Jadi, jika putri saya menjawab panggilan Lee Jin Ho, itu berarti dia sedang introspeksi, tapi jika tidak, itu berarti dia tidak introspeksi? Orang-orang tidak tahu seberapa besar penderitaan Sae Ron karena videonya dan media yang secara membabi buta menggemakan narasinya,” ujarnya penuh emosi.

Tak hanya itu, keluarga Kim Sae Ron juga menjadi sasaran rumor liar. Tuduhan bahwa mereka menyalahgunakan penghasilan Sae Ron semakin menambah beban di tengah kehilangan yang mereka rasakan. Sang ayah menegaskan bahwa adik-adik Sae Ron pun turut menderita akibat tuduhan yang tak berdasar.

“Apakah kami harus menyangkal setiap klaim palsu dan menjelaskan bahwa itu semua adalah berita palsu? Bagaimana dengan dua adik perempuan Sae Ron?” katanya. “Saya sangat ingin meluruskan dan menghapus video-video tersebut. Bahkan jika saya ingin membantah klaim Lee Jin Ho, saya takut dia akan merekam saya dan memelintir kata-kata saya sesuka hatinya.”

Baca Juga :  Waspada Salah Kira, Begini Sebenarnya Cara Gen Cerdas Diturunkan ke Anak

Menuntut Keadilan

Demi mencari keadilan bagi putrinya, sang ayah kini tengah menempuh jalur hukum untuk menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang dianggap merugikan keluarganya. Ia memastikan bahwa langkah ini bukan hanya sekadar pelampiasan emosi, tetapi sebuah usaha nyata agar tragedi yang menimpa Sae Ron tidak terulang pada orang lain.

“Sebuah firma hukum saat ini sedang mengumpulkan bukti,” tegasnya.

Di balik tragedi ini, ada satu pesan yang ingin ia sampaikan kepada semua orang: pentingnya menjaga kesehatan mental dan berhati-hati dalam menyebarkan informasi. Depresi bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh, dan setiap kata yang diucapkan atau ditulis di dunia maya bisa berdampak besar pada kehidupan seseorang.

Jika Anda mengalami kesulitan dan merasa putus asa, ingatlah bahwa Anda tidak sendirian. Banyak layanan konseling dan dukungan psikologis yang bisa membantu. Jangan ragu untuk mencari bantuan dan berbagi beban dengan orang-orang terdekat.Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel