
TIMETODAY.ID, BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp100 miliar untuk penanganan bencana sepanjang tahun 2025.
Anggaran ini bertujuan untuk memastikan respons cepat terhadap keadaan darurat, membantu pengungsi, dan memperbaiki infrastruktur yang terdampak bencana.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menjelaskan bahwa anggaran BTT tersebut sangat penting untuk mendukung kesiapan daerah dalam menghadapi kemungkinan bencana, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia menekankan, dengan tingginya mobilitas masyarakat saat lebaran, diharapkan tidak ada gangguan yang disebabkan oleh bencana.
“Tahun ini, sekitar Rp100 miliar anggaran BTT kami siapkan. Kami sampaikan hari ini, momen bulan puasa jangan sampai masyarakat kita tidak merasakan kebahagiaan saat lebaran,” ujar Sastra Winara pada Rabu (5/3/2025).
Sastra juga mencontohkan kejadian di wilayah Cisarua, di mana sebuah jembatan putus akibat bencana. Beruntung, TNI segera mengerahkan bantuan untuk membangun jembatan Bailey sebagai solusi sementara.
“Kebanyakan warga kita beragama Islam, dan Lebaran adalah momen penting. Kita harus pastikan bahwa perayaan tidak terganggu oleh bencana. Apalagi, mobilitas masyarakat sangat tinggi saat itu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sastra menegaskan bahwa anggaran BTT akan digunakan secara efisien dan sesuai kebutuhan. Ia memastikan bahwa dana tersebut cukup untuk menanggulangi berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi di Kabupaten Bogor.
“Kami akan menggunakan anggaran ini sesuai dengan kebutuhan di lapangan, dan setiap pengeluaran akan dipertanggungjawabkan dengan transparansi,” tutup Sastra.
Dengan alokasi anggaran ini, DPRD Kabupaten Bogor berharap dapat memberikan perlindungan yang maksimal bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.
Editor : B. Supriyadi




































