Fakta di Balik Kue Ulang Tahun Berisi Gabus yang Viral, Penjual Akhirnya Angkat Bicara

Seorang ibu menjadi viral setelah marah-marah usai membeli kue ulang tahun untuk anaknya
Viral kue ulang tahun isi gabus. (Foto: Ist/IG)

TIMETODAY.ID — Seorang ibu menjadi viral setelah marah-marah usai membeli kue ulang tahun untuk anaknya. Ia kecewa karena mendapati bagian terowongan pada kue tersebut ternyata terbuat dari gabus. Ungkapan kekesalannya pun menjadi sorotan warganet.

Video momen tersebut diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah pada Senin (3/3/2025). Dalam video, terlihat sang ibu memotong bagian kue berbentuk terowongan dan menemukan bahwa bagian tersebut bukan kue asli, melainkan gabus. Ia pun langsung menunjukkan potongan gabus tersebut sambil berkata, “Nah, gabus nah!” dan melemparkannya karena kesal.

Menanggapi hal ini, penjual kue dengan akun TikTok @pujacake memberikan klarifikasi. Ia membagikan tangkapan layar percakapan dengan ibu tersebut, yang menunjukkan bahwa si ibu memberikan referensi desain kue dari sebuah video yang memang menggunakan gabus untuk bagian terowongan.

Advertisement
Baca Juga :  Sambut Nataru, Enchanting Valley Rilis Program “Holiday Carols and Feast”

Penjual juga menjelaskan bahwa di atas gabus tersebut terdapat dua lapis kue asli berukuran 20 cm dan 14 cm serta berbagai aksesori untuk mempercantik tampilan. Gabus digunakan sebagai penopang agar kue asli tidak roboh dan merusak keseluruhan desain.

Selain itu, seorang pembuat kue lain dengan akun TikTok @itsjours_cake turut menjelaskan bahwa penggunaan gabus pada bagian tertentu kue dekoratif adalah hal umum. Gabus membantu menopang struktur kue agar tetap stabil, terutama jika desainnya melibatkan bentuk yang kompleks seperti terowongan.

Setelah klarifikasi ini terungkap, ibu yang protes justru mendapat kritik dari warganet. Banyak yang menyayangkan tindakannya yang terburu-buru memviralkan sesuatu tanpa memahami konsep desain kue. Beberapa warganet bahkan mendoakan agar usaha penjual kue semakin laris karena kesabarannya menghadapi konsumen yang kurang memahami produk.

Baca Juga :  Puskesmas Purwasari Hadirkan MIKUBA, Minyak Oles Murah dan Aman untuk Keluhan Kulit

“Yang beli nggak tahu bedanya cake sama dummy cake,” tulis seorang warganet.

“Kalau terowongan kue dibuat dari cake asli, pasti roboh! Kue itu berat,” komentar lainnya.

Sebagian warganet juga menilai kemungkinan adanya miskomunikasi antara penjual dan pembeli, di mana si ibu tidak menyadari bahwa desain yang ia minta memang melibatkan penggunaan gabus sebagai bagian dari struktur kue.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel