
TIMETODAY.ID, BOGOR – Sejumlah pengguna kendaraan bermotor di Bogor, Jawa Barat mengungkapkan kekecewaannya atas dugaan oplosan Pertamax dengan Pertalite.
Ahmad (17), salah satu pengguna, menilai hal ini merugikan masyarakat yang mengandalkan Pertamax untuk menjaga performa kendaraan.
“Jelas saya kecewa, karena banyak orang yang mengandalkan Pertamax. Masa sih Pertamax-nya dioplos sama Pertalite?” ujar Ahmad, Rabu (26/2/2025).
Ia juga mengeluhkan kendaraannya yang kini sering mengalami masalah, seperti mesin cepat panas dan terasa tersendat.
Senada dengan Ahmad, Yoga (21) juga menyatakan ketidakpuasannya. Ia menjelaskan bahwa perbedaan angka oktan antara Pertamax (RON 92) dan Pertalite (RON 90) dapat berdampak pada kesehatan mesin dalam jangka panjang.
“Kita yang biasa menggunakan Pertamax tentu merasa dirugikan. Penggunaan bahan bakar dengan oktan lebih rendah bisa merusak mesin,” kata Yoga.
Sebelumnya, Senin (26/2/2025), Kejaksaan Agung menahan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk di PT Pertamina, subholding, serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018-2023.
Masyarakat berharap pemerintah segera bertindak tegas terhadap dugaan pemalsuan bahan bakar ini.
“Kami meminta pemerintah melakukan pemeriksaan rutin dan menindak tegas pelaku,” tutup Yoga.




































