
TIMETODAY.ID, BOGOR – Ratusan pelajar Yayasan Kejuruan Teknologi Baru (YKTB) Bogor mengikuti skrining kesehatan, konseling, dan penyuluhan bahaya narkoba yang diselenggarakan oleh Puskesmas Gang Kelor dan Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor. Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah yang berlokasi di Jalan Dr. Sumeru, Kota Bogor belum lama ini.
Kepala Sekolah SMK YKTB Bogor, Kusnadi, menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan citra positif di masyarakat.
“Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah melakukan berbagai perbaikan aturan, termasuk membiasakan salat duha, shalat berjamaah, layanan konseling, serta pendekatan kepada siswa yang bermasalah,” ujarnya.
Skrining kesehatan bagi para siswa dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Gang Kelor, yang terdiri dari Ns. Dewi Haryanti, S.Kep., Dea Permata Sari, SKM., drg. Ririh Setyo Krisnanti, dan Utami Budi Mulyaningrum, A.Md.KL.
Sementara itu, penyuluhan bahaya narkoba disampaikan oleh Iyep Yudiana, SKM., MKM., dan Desy Herawati, SKM., MH.Kes., sebagai petugas promosi kesehatan dari RSMM Bogor.
Dalam penyuluhan, tim RSMM menjelaskan tahapan penggunaan narkoba, mulai dari rasa ingin tahu hingga tahap ketergantungan. Mereka mengingatkan siswa untuk menjauhi narkoba agar tidak berakhir di rumah sakit, penjara, atau bahkan kehilangan nyawa.
Penyuluhan dilakukan secara interaktif dengan diskusi, tanya jawab, serta permainan ringan yang menarik perhatian siswa.
Selain itu, sesi konseling juga diadakan untuk menampung keluh kesah siswa terkait masalah di sekolah, pertemanan, dan keluarga. Seorang siswa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan harapannya agar keluarganya lebih harmonis.
“Saya ingin sekali bisa ngobrol dan bercanda bersama saat makan, itu sudah cukup,” ujarnya.
Kegiatan ini disambut positif oleh para siswa, guru, dan pihak sekolah. Mereka berharap program serupa dapat terus dilakukan untuk memberikan wawasan lebih luas mengenai kesehatan dan bahaya narkoba bagi para pelajar. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel




































