TIMETODAY.ID — Cokelat adalah salah satu camilan yang sangat disukai oleh berbagai kalangan, dan bahan utamanya berasal dari biji kakao yang diproduksi oleh sejumlah negara. Lantas, negara manakah yang menjadi penghasil cokelat terbesar di dunia?
Sebagai bahan utama dalam berbagai produk makanan manis, cokelat memiliki permintaan yang sangat besar di pasar global.
Berikut ini adalah tujuh negara yang dikenal sebagai penghasil cokelat terbesar di dunia, yang memberikan kontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan kakao global, termasuk Indonesia, yang menduduki posisi ketiga sebagai produsen kakao terbesar.
- Pantai Gading (Côte d’Ivoire) Pantai Gading atau Côte d’Ivoire adalah negara dengan produksi cokelat terbesar di dunia. Negara ini memainkan peran kunci dalam industri kakao global, dengan produksi tahunan mencapai 2,2 juta ton. Keberhasilan produksi kakao di negara ini didorong oleh kondisi iklim dan cuaca yang sangat mendukung. Pantai Gading berkontribusi 40,9% dari total produksi kakao global dan memegang posisi sebagai pemimpin dalam pasar kakao dunia. Meski demikian, tingginya produksi kakao juga menyebabkan permasalahan lingkungan seperti deforestasi.
- Ghana Sebagai penghasil cokelat terbesar kedua, Ghana memiliki produksi tahunan kakao hampir 1,1 juta ton, yang menyumbang sekitar 20% dari produksi kakao dunia. Kakao adalah pilar utama perekonomian Ghana dan berkontribusi sekitar 3,5% terhadap PDB negara ini. Akan tetapi, produksi kakao yang masif juga berhubungan dengan kerusakan lingkungan, termasuk hilangnya keanekaragaman hayati.
- Indonesia Indonesia berada di posisi ketiga sebagai penghasil cokelat terbesar. Dengan produksi tahunan mencapai 0,6 juta ton, Indonesia berkontribusi sekitar 13% dari produksi kakao global. Beberapa perusahaan besar di Indonesia turut mendukung industri kakao, meskipun tantangan lingkungan, seperti deforestasi, juga menjadi masalah.
- Ekuador Ekuador adalah penghasil cokelat terbesar keempat di dunia, dengan produksi tahunan sebesar 0,3 juta ton, menyumbang sekitar 5% dari produksi kakao global. Industri kakao di Ekuador memiliki peran penting dalam perekonomian negara, meskipun perkebunan kakao yang intensif menyebabkan masalah lingkungan, seperti deforestasi.
- Kamerun Kamerun berada di urutan kelima sebagai penghasil cokelat terbesar di dunia, dengan produksi tahunan sebesar 0,3 juta ton, menyumbang sekitar 5% dari produksi kakao global. Industri kakao di Kamerun juga berperan penting dalam perekonomian negara, namun ada tantangan lingkungan yang terkait dengan produksi massal kakao.
- Nigeria Nigeria menghasilkan sekitar 0,28 juta ton kakao per tahun, menyumbang sekitar 5% dari total produksi global. Produksi kakao ini berperan penting dalam perekonomian negara, meskipun dampak lingkungan, seperti deforestasi, menjadi masalah besar.
- Brasil Brasil menempati posisi ketujuh dengan produksi tahunan 0,27 juta ton kakao, berkontribusi sekitar 5% dari produksi global. Meskipun memberikan kontribusi pada perekonomian Brasil, produksi kakao di negara ini juga menimbulkan tantangan lingkungan.
Cokelat, sebagai produk yang sangat populer di seluruh dunia, bergantung pada negara-negara penghasil kakao utama seperti Pantai Gading, Ghana, Indonesia, Ekuador, Kamerun, Nigeria, dan Brasil.
Namun, meskipun industri kakao memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian negara-negara tersebut, tantangan lingkungan terkait produksi kakao yang tinggi memerlukan perhatian khusus untuk menciptakan keseimbangan antara kelestarian lingkungan dan produksi yang berkelanjutan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































