
TIMETODAY.ID, BOGOR – Tim Assertive Community Treatment (ACT) Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor bersama petugas Puskesmas Pancasan dan kader kesehatan melakukan kunjungan rumah (home visit) ke pasien yang diduga mengalami gangguan jiwa di wilayah Kelurahan Pasir Jaya, Bogor Barat, Kota Bogor, beberapa waktu lalu.
Kunjungan ini merupakan respons cepat terhadap laporan kader kesehatan terkait kondisi pasien yang mengalami gangguan mental.
Sebelum kunjungan, tim terlebih dahulu diterima oleh Kepala Puskesmas Pancasan, dr. Dessy Yuliarty, yang didampingi oleh Nony Dwi Nirmaya selaku programer jiwa.
“RS Marzoeki Mahdi bergerak cepat bersama Puskesmas Pancasan menindaklanjuti laporan kader kesehatan bahwa ada pasien dengan gangguan jiwa, dan keluarganya bersedia menerima kunjungan petugas,” ujar dr. Dessy.
Setibanya di rumah pasien, tim yang terdiri dari penyuluh kesehatan Iyep Yudiana dan psikolog Annisa Rahmawati langsung berkomunikasi dengan keluarga untuk memberikan pemahaman terkait kondisi pasien dan solusi pengobatan.
“Kunjungan ini bertujuan untuk membantu keluarga mendapatkan solusi pengobatan. Jika BPJS pasien sudah aktif, RSMM bersama Puskesmas, kader, serta pengurus RT dan RW siap membantu proses pengobatan,” ujar Iyep.
Keluarga pasien menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan akan berdiskusi terlebih dahulu dengan anggota keluarga lainnya. Jika keluarga sudah memberikan persetujuan dan BPJS aktif, pasien akan dibawa ke IGD RSMM untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Madroni, Ketua RT setempat, mengapresiasi kunjungan ini karena sangat membantu warga yang membutuhkan perawatan medis.
“Kunjungan rumah ini sangat bermanfaat bagi warga kami, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera,” ujarnya.
Setelah pertemuan tersebut, tim RSMM dan Puskesmas Pancasan berpamitan untuk kembali ke fasilitas kesehatan masing-masing. ***




































