Pelaku Pembunuhan Satpam di Bogor Positif Narkoba, Polisi Selidiki Motif dan Barang Bukti

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Eko Prasetyo. Foto : Ist.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Eko Prasetyo. Foto : Ist.

TIMETODAY.ID, BOGOR – A, seorang pelaku pembunuhan satpam di sebuah rumah mewah di Kota Bogor, Jawa Barat, dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis tembakau sintetis (sinte).

“Pelaku (A) sudah kami periksa urinenya, dan hasilnya positif narkoba jenis sinte,” ujar Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Eko Prasetyo, kepada wartawan.

Saat ini, A telah ditahan oleh pihak kepolisian. Namun, motif pembunuhan yang diduga dilakukan oleh A masih belum terungkap. Penyidik terus melakukan pemeriksaan intensif untuk menggali informasi lebih lanjut.

Advertisement

“Kami akan menyampaikan perkembangan kasus ini setelah pemeriksaan selesai,” jelas Eko.

Selain itu, polisi masih mencari barang bukti berupa senjata yang digunakan pelaku untuk membunuh korban. Berdasarkan pemeriksaan, terdapat riwayat pembelian pisau oleh pelaku.

Baca Juga :  Timbulkan Bau Tak Sedap, Gudang Penampungan Limbah Kecap di Bogor Digeruduk Warga

“Kami sedang mencari di mana senjata tersebut. Dari hasil penelusuran, ada pembelian pisau yang diduga digunakan sebagai alat kejahatan,” tambahnya.

Korban (S) tewas akibat luka tusuk di bagian perut.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat, (17/1/2025), di Jalan Lawanggintung, Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Maman Firmansyah, membenarkan adanya tindak pidana pembunuhan tersebut.

“Betul, telah terjadi pembunuhan terhadap seorang satpam rumah yang diduga dilakukan oleh A,” ujar Maman saat dikonfirmasi.

Kejadian bermula ketika seorang asisten rumah tangga berinisial N menemukan jasad korban di depan pos satpam sekitar pukul 04.30 WIB. Sebelumnya, N yang sedang tidur dibangunkan oleh A dan diminta bersiap-siap untuk pulang ke kampung halaman di Jawa.

Baca Juga :  Sinergi Pemkot Bogor dan Rumah Zakat, Yantie Rachim Apresiasi Hasil Intervensi Stunting

“Saat N turun dan bersiap-siap, ia mendapati korban sudah tergeletak di depan pos satpam. Saksi kaget melihat kondisi tersebut,” kata Maman.

Dari keterangan saksi lain, sempat terjadi keributan antara korban dan pelaku sebelum peristiwa pembunuhan terjadi. Dugaan sementara, korban meninggal akibat luka tusuk yang dilakukan oleh pelaku.

“Korban mengalami luka di bagian perut yang diduga akibat tusukan,” pungkas Maman. *

Editor: B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel