Kebakaran Glodok Plaza Meninggalkan Tragedi, Damkar Menemukan Lima Korban Ditemukan Tak Utuh

Pada kebakaran hebat yang melanda Glodok Plaza di Jakarta Barat pada malam hari
petugas pemadam kebakaran menemukan jenazah lima korban dalam keadaan yang sangat tragis

TIMETODAY.ID – Pada kebakaran hebat yang melanda Glodok Plaza di Jakarta Barat pada malam hari, 15 Januari 2025, petugas pemadam kebakaran menemukan jenazah lima korban dalam keadaan yang sangat tragis.

Jenazah yang ditemukan memiliki kondisi yang sangat sulit dikenali, karena tubuh mereka sudah hangus terbakar dan hanya berupa potongan tubuh yang tidak berbentuk utuh.

Syarifudin, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, menjelaskan bahwa jenazah korban yang ditemukan sudah sangat rusak akibat kebakaran dan tidak dapat dikenali.

Advertisement

“Kami menemukan bagian-bagian tubuh korban yang terbakar, kondisi jenazah sangat sulit untuk diidentifikasi,” ungkap Syarifudin kepada media pada Kamis pagi (16/1/2025).

Proses identifikasi jenazah akan dilakukan oleh Rumah Sakit Polri dengan metode pemeriksaan DNA, mengingat kondisi tubuh yang sudah sangat rusak.

“Karena tubuhnya sudah tidak utuh, kami akan menggunakan teknik identifikasi melalui DNA,” tambah Syarifudin.

Peristiwa kebakaran di Glodok Plaza, yang merupakan pusat perbelanjaan besar di Jakarta Barat, mengakibatkan lima orang tewas.

Selain korban yang ditemukan di lokasi, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pencarian terhadap orang-orang lain yang hilang akibat kebakaran tersebut.

Baca Juga :  Dinkes Kota Bogor Mencatat 25 Petugas KPPS dan Penyelenggara Pemilu Dirawat

Pihak berwenang juga terus berusaha untuk memastikan bahwa tidak ada lagi korban yang terjebak di dalam gedung yang terbakar.

Pada saat kebakaran terjadi, api dengan cepat menyebar ke beberapa lantai di dalam gedung yang padat pengunjung.

Beberapa saksi mata yang berada di lokasi kejadian mengatakan bahwa api menyebar dengan sangat cepat, membuat banyak pengunjung dan karyawan terjebak.

“Kami mendengar suara ledakan keras, dan api mulai menyebar begitu cepat. Kami langsung berlari keluar karena api terus membesar,” ujar seorang saksi yang berada di tempat kejadian.

Selain menyebabkan korban jiwa, kebakaran ini juga mengakibatkan kerusakan besar pada barang-barang dan inventaris di dalam plaza.

Kerugian material diperkirakan cukup besar bagi pemilik toko dan pengelola gedung.

Petugas pemadam kebakaran yang terlibat dalam operasi pemadaman berjumlah lebih dari seratus orang, dengan sejumlah unit mobil pemadam yang dikerahkan dari berbagai wilayah Jakarta Barat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta juga terus memantau dan memastikan agar tidak ada lagi korban yang terperangkap dalam kebakaran ini.

Baca Juga :  Truk Kontainer Tabrak Pembatas Jalan di S Parman Jakbar, Lalu Lintas Sempat Macet

“Kami terus melakukan pencarian dan penyisiran untuk memastikan tak ada korban yang tertinggal di dalam,” tambah Syarifudin.

Penyebab kebakaran ini masih dalam penyelidikan dan pihak berwenang sedang bekerja keras untuk mengetahui faktor penyebabnya.

Polisi dan tim forensik dari Polda Metro Jaya akan bekerja sama dalam mengungkap alasan kebakaran yang mematikan ini.

Pihak berwajib juga akan memeriksa apakah ada kelalaian dalam penerapan prosedur keselamatan atau faktor lainnya yang menyebabkan api menyebar begitu cepat di dalam gedung.

Kebakaran ini tidak hanya menjadi perhatian publik, tetapi juga menyoroti pentingnya penerapan standar keselamatan yang lebih ketat di tempat-tempat umum seperti Glodok Plaza.

Warga dihimbau untuk lebih waspada dan mengikuti prosedur keselamatan yang ada, terutama di pusat perbelanjaan besar.

Bagi keluarga korban yang dilaporkan hilang, pihak berwenang membuka posko bantuan untuk membantu proses pencarian dan memberikan informasi lebih lanjut.

Tim forensik juga akan mengumumkan hasil identifikasi korban setelah pemeriksaan DNA selesai dilakukan.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel