Kecelakaan Bus Pariwisata di Kota Batu: Kronologi, Korban, Penyebab, dan Nasib Sopir

Kecelakaan bus pariwisata di Kota Batu, Jawa Timur, pada Rabu malam, 8 Januari 2025, menyebabkan empat orang meninggal dunia dan beberapa lainnya luka-luka.
Kecelakaan bus pariwisata di Kota Batu, Jawa Timur, pada Rabu malam, 8 Januari 2025,

TIMETODAY.ID, KOTA BATU – Kecelakaan bus pariwisata di Kota Batu, Jawa Timur, pada Rabu malam, 8 Januari 2025, menyebabkan empat orang meninggal dunia dan beberapa lainnya luka-luka.

Berikut daftar korban,penyebab dari kecelakaan,nasip dari supir,dan kronologinya:

Korban meninggal dunia

Advertisement
  1. Anis asal Jember
  2. Sugianto Mumun (40).
  3. Agus Darianto (60), warga Sidomulyo, Kota Batu.
  4. Syafa (bayi umur 20 bln) asal Jember.

Korban Luka

  1. Mustofa Ahman (20), warga Jalan Wukir, Temas, Batu.
  2. Muh Safiudin (30), warga Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.
  3. Sugiarti (60), warga Jalan MT Hariyono, Dinoyo, Kota Malang.
  4. Moch Bayu Jatmiko (38), warga Jalan Bunga Desember, Lowokwaru, Kota Malang.
  5. Prasasti Nur Aulia (23), warga Jalan Sumpil, Blimbing, Kota Malang.
  6. Tino Trisula (32), warga Sisir, Kota Batu.
  7. Bambang Eko Pribadi (49), warga Jalam Raya Arjuno, Junggo, Kota Batu.
  8. Rasminanto (71), warga Raya Arjuno, Junggo, Kota Batu.

Penyebab kecelakaan bus pariwisata di Kota Batu, berdasarkan informasi awal dari pihak berwenang dan saksi, adalah sebagai berikut:

  1. Rem Blong
    Dugaan utama adalah rem bus tidak berfungsi saat melintasi jalan menurun di kawasan Tlekung. Hal ini menyebabkan sopir kehilangan kendali atas kendaraan.
  2. Kondisi Jalan
    Lokasi kecelakaan berada di jalan yang menurun tajam dan berkelok, yang membutuhkan kondisi rem dan pengendalian kendaraan yang optimal.
  3. Beban Kendaraan
    Bus membawa rombongan siswa, guru, dan barang bawaan dalam jumlah besar, yang dapat meningkatkan beban kendaraan dan mempercepat penurunan kinerja rem.
  4. Potensi Faktor Kelalaian
    Penyelidikan lebih lanjut akan mencakup kemungkinan adanya kelalaian dalam perawatan bus, seperti:

    • Pemeriksaan sistem rem yang tidak memadai sebelum keberangkatan.
    • Penggunaan bus yang mungkin sudah mengalami kerusakan teknis sebelumnya.
Baca Juga :  Dorong Wisata Lokal, Thailand Beri Subsidi 50 persen Biaya Perjalanan

Pihak kepolisian masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti, termasuk memeriksa kondisi teknis bus dan meminta keterangan dari sopir, kernet, dan saksi di lokasi kejadian.

Bagaiman nasib sang supir?

Menurut Wakapolres Batu, Kompol Danang Yudanto, seluruh awak bus, termasuk dua sopir, satu kernet, dan satu pemandu wisata, selamat dari insiden tersebut. Meskipun demikian, mereka mengalami syok dan trauma akibat kecelakaan itu.

Berikut adalah kronologi kecelakaan bus pariwisata di Kota Batu berdasarkan laporan :

  1. Waktu dan Lokasi Kejadian
    Kecelakaan terjadi pada Rabu malam, 8 Januari 2025, di Jalan Raya Tlekung, Kota Batu, Jawa Timur. Jalan ini dikenal sebagai daerah menurun tajam dan berkelok.
  2. Kondisi Bus dan Rombongan
    Bus pariwisata bernomor polisi DK 7942 GB membawa rombongan siswa dan guru dari SMK TI Bali Global Badung, Bali. Mereka baru saja selesai melakukan kunjungan ke Museum Angkut di Kota Batu.
  3. Kronologi Kecelakaan
    • Saat melintasi jalan yang menurun, bus mengalami kendala teknis, diduga rem blong.
    • Sopir kehilangan kendali, dan bus melaju dengan kecepatan tinggi di jalan yang padat.
    • Akibatnya, bus menabrak 11 kendaraan lain, termasuk mobil, motor, dan sepeda, sebelum akhirnya terguling di sisi jalan.
  4. Dampak dan Korban
    • Empat orang meninggal dunia di tempat kejadian, sementara belasan lainnya mengalami luka-luka.
    • Sopir dan awak bus selamat, tetapi mengalami trauma.
  5. Tindakan Setelah Kecelakaan
    • Tim SAR, polisi, dan tenaga medis segera dikerahkan untuk mengevakuasi korban.
    • Para korban luka dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
    • Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, meskipun dugaan awal menunjukkan rem bus yang tidak berfungsi.
Baca Juga :  Seluruh Karyawan RSUD Leuwiliang Tandatangan Pakta Integritas Demi Menjaga Netralitas Pilkada Kabupaten Bogor 2024

Kondisi jalan yang curam serta beban bus yang berat turut memperparah situasi, sehingga menyebabkan kecelakaan fatal ini.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel