Polisi Larang Pengendara Asal Melintas di Jalur Alternatif Puncak saat Malam Tahun Baru 2025

Jalur alternatif puncak
Puluhan ribu kendaraan tercatat memadati jalur wisata Puncak Bogor pada libur pertama Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Rabu (25/12/2024). Foto : dokumentasi timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Kemacetan dan penutupan jalur diprediksi terjadi di jalur utama Puncak, Bogor, hingga Cianjur, Jawa Barat, jelang dan pascapergantian tahun baru 2025. Kepolisian mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi jalur alternatif Puncak, terutama bagi pengendara yang tidak mengenal medan jalan.

“Kami tidak merekomendasikan masyarakat menggunakan jalur alternatif jika tujuan mereka bukan ke sekitar kawasan tersebut atau jika mereka tidak mengenal jalur alternatif,” ujar Wadirlantas Polda Jawa Barat, AKBP Edwin Affandi, seperti dikutip dari beritasatu.com.

Baca Juga :  Kapal Induk Terbesar AS, USS Gerald R Ford, Masuk Karibia Dekat Venezuela

Edwin menambahkan, jalur alternatif Puncak memiliki kondisi jalan yang sempit dan berpotensi membahayakan pengguna. Selain itu, pengendara yang tidak memahami medan jalan juga berisiko tersesat.

Advertisement

“Karena lebar jalan yang sempit, pengguna jalan bisa dirugikan. Potensi tersesat juga cukup besar,” jelasnya.

Untuk mengatasi lonjakan kendaraan, kepolisian akan menerapkan sistem rekayasa lalu lintas satu arah (one way). Sistem ini dijadwalkan berlangsung pagi hari untuk kendaraan yang naik dan sore hari untuk kendaraan yang turun.

Baca Juga :  Ada Car Free Night di Jalur Wisata Puncak, Polisi Siapkan Jalur Alternatif. Berikut Daftarnya!

“Kita memberikan fasilitas one way di pagi hari untuk kendaraan yang naik, dan sore hari untuk kendaraan yang turun,” katanya.

Selain itu, langkah antisipasi juga dilakukan dengan meningkatkan patroli di jalur alternatif guna mencegah pungutan liar dan menjaga keamanan pengguna jalan.

“Patroli akan dilakukan oleh pihak kepolisian dan TNI untuk mencegah hal-hal yang meresahkan,” tutup Edwin. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel