TIMETODAY.ID, JAKARTA – Beberapa stasiun tv di Indonesia diketahui telah menghentikan operasinya atau berganti nama akibat berbagai faktor, termasuk perubahan kepemilikan dan strategi bisnis.
Berikut daftar stasiun tv di Indonesia berhenti operasinya.
- Spacetoon
Spacetoon, yang hadir sejak 2005 dengan konten kartun seperti Ninja Hatori, berhenti siaran pada 2013. Frekuensinya diambil alih oleh Indika Group dan kini digunakan oleh NET TV, yang fokus pada program untuk keluarga dan remaja perkotaan. - Lativi
Lativi, yang mulai beroperasi pada 2002 dengan program seperti Spongebob dan Bioskop Dewasa, resmi berubah nama menjadi tvOne pada 14 Februari 2008. Kini, stasiun ini berada di bawah Viva Group dan berfokus pada berita serta olahraga. - TPI
Televisi Pendidikan Indonesia (TPI), yang berdiri sejak 1991 dengan konten edukasi, beralih ke program hiburan seperti musik dangdut. Pada 2010, TPI berganti nama menjadi MNCTV setelah sahamnya diakuisisi PT Media Nusantara Citra. - TV7
Berdiri pada 2001 di bawah Kompas Gramedia Group, TV7 resmi berubah nama menjadi Trans7 pada 2006 setelah akuisisi oleh Trans Corp. Kini, Trans7 dikenal dengan berbagai program hiburan seperti talk show dan acara komedi. - B Channel
Diluncurkan pada 2009, B Channel berubah nama menjadi Rajawali Televisi (RTV) pada 3 Mei 2014. Stasiun ini berfokus pada drama Asia dan program hiburan lainnya. - NET TV
NET TV, yang dikenal sebagai pelopor konten televisi kreatif di Indonesia, resmi diakuisisi MD Entertainment sebesar 80 persen sahamnya. Nama NET TV berubah menjadi MDTV sebagai bagian dari restrukturisasi.
Langkah ini diambil setelah NET TV mengalami penurunan kinerja keuangan sejak 2018, termasuk kesulitan membayar utang yang mencapai puncaknya pada April 2024.Faktor utama yang memengaruhi adalah persaingan dengan platform digital serta konten dan segmen pasar NET TV yang dinilai kurang kompetitif.
- ANTV Lakukan PHK Massal di Divisi Produksi
ANTV baru-baru ini melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal terhadap seluruh karyawan divisi produksi pada 18 Desember 2024. Informasi ini disampaikan oleh salah satu karyawan melalui akun TikTok @bapaknyafaby.
Keputusan PHK tersebut diumumkan oleh pihak Human Capital Development (HCD) kepada seluruh karyawan divisi produksi.
Salah satu karyawan mengungkapkan kesedihan atas keputusan ini, namun berusaha menerima kenyataan. Mereka juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada ANTV sebelum berpamitan. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































