RSUD Leuwiliang Raih Penghargaan dan Perluas Layanan Kesehatan Sepanjang 2024

RSUD LEUWILIANG

TIMETODAY.ID – RSUD Leuwiliang terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Bogor dengan sejumlah inovasi dan pengembangan fasilitas sepanjang tahun 2024.

Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri S.H., MARS, menjelaskan berbagai langkah strategis yang telah diambil, mulai dari Digitalisasi hingga perluasan kapasitas layanan Critical Care.

“Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama rumah sakit ini, termasuk sistem pendaftaran pasien melalui aplikasi Mobile JKN untuk peserta BPJS dan SIRISOL untuk pasien umum,” ujar dokter Vitrie sapaan akrabnya, Rabu (15/12/2024).

Advertisement

Dokter Vitrie melanjutkan, inovasi ini mempersingkat waktu tunggu dan memudahkan pasien mendapatkan pelayanan.

Selain itu, program LARAS (Layanan Cepat RSUD Leuwiliang) sukses mempercepat pelayanan sesuai standar BPJS, sehingga RSUD Leuwiliang dianugerahi penghargaan Bintang 5 oleh BPJS Kesehatan pada November 2024.

Baca Juga :  Ketua DPRD Rudy Susmanto Minta Masyarakat Jalani Ramadhan Dengan Penuh Kebersamaan dan Kedamaian

“RSUD Leuwiliang juga juga memperluas layanan Critical Care dengan menambah kapasitas tempat tidur ICU menjadi 24, NICU menjadi 10, dan PICU sebanyak 6 unit,” tuturnya.

Dibidang rehabilitasi medik, RSUD Leuwiliang kini menyediakan layanan Okupasi Sensori Integrasi untuk meningkatkan kenyamanan pasien.

“Juga mendukung konsep Green Hospital, RSUD Leuwiliang mempercantik lingkungan dengan taman tematik dan menyediakan fasilitas olahraga untuk karyawan,” katanya.

RSUD Leuwiliang juga mencatat prestasi di bidang olahraga, seperti menjuarai Liga Kesehatan Bogor dan RS Cibinong Cup.

Baca Juga :  Puskesmas Jampang Luncurkan Inovasi TEH PETRA Untuk Percepat Skrining HIV Pada Pasien TB

“Selain penghargaan Bintang 5, RSUD Leuwiliang juga meraih penghargaan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) terbaik se-Kabupaten Bogor,” papar dokter Vitrie.

RSUD Leuwiliang kini diakui sebagai rumah sakit pendidikan oleh Kementerian Kesehatan, memperkuat perannya dalam pelayanan dan pendidikan kesehatan.

“Pada 2025, RSUD Leuwiliang berencana memperluas ruang rawat, meningkatkan fasilitas Critical Care, dan menambah tenaga medis spesialis untuk memberikan pelayanan yang lebih modern dan efisien,” uangkapnya.

Dokter Vitrie berharap masyarakat semakin memanfaatkan layanan RSUD Leuwiliang dengan optimal, didukung oleh sinergi antara rumah sakit, masyarakat, dan pemerintah.  (ADV)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel