TIMETODAY.ID – Untuk menghadapi lonjakan penumpang saat malam Tahun Baru 2025, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memutuskan mengoperasikan KRL Jabodetabek selama 24 jam nonstop. Selain itu, frekuensi perjalanan akan ditingkatkan dari 1.048 menjadi 1.114 perjalanan pada malam pergantian tahun tersebut.
Direktur Utama KCI, Asdo Artrivianto, menyatakan langkah ini bertujuan menghindari penumpukan penumpang, terutama di lokasi-lokasi ramai seperti Monas, Sudirman, dan Thamrin, yang kerap menjadi pusat perayaan malam Tahun Baru.
“Kami memprediksi adanya peningkatan penumpang pada malam tahun baru. Oleh karena itu, kami mengadopsi pola operasi seperti saat jam sibuk untuk mengantisipasi lonjakan ini,” ungkap Asdo pada Sabtu (14/12/2024).
Biasanya, KRL beroperasi penuh antara pukul 04.00 hingga 09.00 WIB, kemudian mengurangi frekuensi untuk perawatan armada. Namun, khusus untuk masa Natal dan Tahun Baru, layanan KRL akan terus berjalan penuh hingga pukul 04.00 WIB keesokan harinya.
Operasi khusus ini akan dimulai pada 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Di malam pergantian tahun, KCI ingin memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses transportasi publik tanpa kesulitan.
“Tambahan perjalanan KRL juga disiapkan, dengan total 66 perjalanan ekstra untuk Jabodetabek, serta peningkatan dari 24 menjadi 30 perjalanan di wilayah Yogyakarta,” tambah Asdo.
Selama periode angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, KCI memproyeksikan jumlah penumpang mencapai 19,406 juta orang, meningkat 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Jabodetabek yang ingin merayakan malam Tahun Baru.
Sumber : beritasatu.com





































