
TIMETODAY.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Aula Paseban Agung, Kantor Dinkes Kota Bogor, Kamis (21/11/2024).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, menyampaikan bahwa mewujudkan Kota Bogor yang sehat memerlukan kolaborasi lintas sektor.
“Mewujudkan masyarakat dan kota sehat tidak bisa hanya dilakukan oleh Dinkes sendiri. Kita harus melibatkan partisipasi semua pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengungkapkan bahwa target akhir 2024 adalah terciptanya perubahan perilaku masyarakat yang lebih proaktif dalam menjaga kesehatan.
“Masyarakat diharapkan menjaga kesehatan, mencegah risiko penyakit, dan melindungi diri dari paparan penyakit,” jelasnya.
Survei Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kota Bogor 2023 mencatat capaian sebesar 71,53 persen, melebihi target 71 persen. Namun, dua indikator masih memerlukan perhatian, yakni pemberian ASI eksklusif yang baru mencapai 80,3 persen dan kebiasaan tidak merokok di dalam rumah yang hanya mencapai 74,5 persen.
Retno menyoroti perlunya dukungan instansi untuk menyediakan ruang laktasi serta revisi Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) agar mencakup tatanan rumah tangga.
“Sebanyak 83 persen balita stunting memiliki anggota keluarga yang merokok. Kita harus melindungi kelompok rentan dari paparan asap rokok,” katanya.
Capaian institusi pemerintah yang melaksanakan Germas juga masih rendah, hanya 37,5 persen dari target 50 persen. Namun, indikator cek kesehatan rutin mengalami peningkatan dengan 44,7 persen pegawai telah melakukannya melalui inovasi Pamong Walagri dan Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg).
Dinkes Kota Bogor juga mencatat berbagai inovasi Germas di masyarakat, seperti Kampung Germas dan Konseling Mobil Curhat, yang menjadi prioritas Kementerian Kesehatan RI. Retno menegaskan pentingnya Germas untuk mencegah penyakit dengan angka kematian tinggi.
“Kita akan terus menggalakkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat,” tutupnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel




































