Bus Rombongan Pejabat Unpam Hancur Tertimpa Besi Tol Cipali, 1 Orang Meninggal Dunia

Rombongan Pejabat Unpam
Lokasi kecelakaan rombongan bus rektor Universitas Pamulang di Tol Cipali. Foto: dok. Polres Majalengka.

TIMETODAY.ID – Sebuah kecelakaan tragis melibatkan bus yang membawa rombongan pejabat Unpam (Universitas Pamulang) Tangerang Selatan (Tangsel) terjadi di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), tepatnya di Pejagan KM 170, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Rabu malam (24/7/2024) sekitar pukul 21.30 WIB.

Insiden ini menyebabkan satu orang tewas dan puluhan lainnya mengalami cedera. Korban yang meninggal adalah Direktur Pascasarjana Unpam, Sarwani.

Berita duka mengenai kepergian Sarwani telah menyebar melalui grup WhatsApp. Ucapan belasungkawa juga datang dari Program Studi Sarjana Akuntansi Universitas Pamulang.

Advertisement
Baca Juga :  Berikut Jadwal dan Rute Kirab Budaya Sambut Mahkota Binokasih Kota Bogor

“Innalillahi wa inna ilaihi rooji’un. Program Studi Sarjana Akuntansi Universitas Pamulang menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Dr. Ir. H. Sarwani, M.T., M.M., direktur Pascasarjana. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” demikian isi pesan mereka.

Beberapa korban lainnya, termasuk Wakil Rektor 2 Unpam, Subarto, dilaporkan berada dalam kondisi kritis. Subarto serta korban dengan luka berat lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Plumbon, sementara korban dengan luka ringan mendapatkan perawatan di RS Mo Astra.

Baca Juga :  PENGEMBANGAN APLIKASI ABSENSI KARYAWAN BERBASIS WEB DENGAN MULTI-LEVEL LOGIN MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL DI PT CAHAYA METAL TEKNIK OLEH MAHASISWA UNIVERSITAS PAMULANG

Sebuah video yang diambil oleh salah seorang penumpang bus memperlihatkan penyebab kecelakaan. Dalam video tersebut, terdengar suara pria yang diduga penumpang bus mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi karena bus menabrak besi yang jatuh di jalan tol.

Video itu juga menampilkan kondisi bus yang hancur dan melaporkan bahwa banyak pejabat Unpam mengalami luka serius.

Hingga kini, pihak Universitas Pamulang belum memberikan pernyataan resmi mengenai kejadian ini. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel