TIMETODAY.ID, JAKARTA — Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kejutan pada fase grup. Dua tim yang masuk dalam daftar unggulan juara, Timnas Spanyol dan Timnas Belgia, gagal meraih kemenangan pada pertandingan perdana mereka yang berlangsung Selasa (16/6/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa persaingan di turnamen sepak bola terbesar dunia semakin ketat, di mana tim-tim nonunggulan mampu memberikan perlawanan sengit kepada para raksasa sepak bola dunia.
Spanyol Ditahan Debutan Cape Verde
Timnas Spanyol harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol melawan Cape Verde dalam pertandingan Grup F di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat.
Sebelum laga dimulai, banyak prediksi menempatkan La Furia Roja sebagai favorit mutlak. Selain diperkuat sejumlah pemain bintang, Spanyol juga menghadapi Cape Verde yang baru menjalani debutnya di putaran final Piala Dunia.
Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Meski mendominasi jalannya pertandingan, pasukan Luis de la Fuente gagal menembus rapatnya pertahanan lawan.
Statistik menunjukkan Spanyol menguasai bola hingga 74 persen dan mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran. Sementara Cape Verde hanya mampu melepaskan satu tembakan yang mengarah ke gawang.
Meski terus ditekan sepanjang laga, Cape Verde mampu mempertahankan kedisiplinan permainan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 0-0 pun bertahan dan menjadi hasil mengejutkan bagi kedua tim.
Tambahan satu poin membuat peluang Cape Verde untuk melangkah ke fase gugur tetap terbuka. Di sisi lain, hasil imbang tidak serta-merta menutup peluang Spanyol untuk melangkah jauh di turnamen ini.
Pada laga berikutnya, Spanyol dijadwalkan menghadapi Arab Saudi, sementara Cape Verde akan menantang Uruguay dalam pertandingan kedua fase grup.
Belgia Kehilangan Poin Setelah Ditahan Mesir
Kejutan lain terjadi di Grup G saat Belgia gagal mengamankan kemenangan atas Mesir di Lumen Field, Seattle.
The Red Devils yang lebih diunggulkan justru harus tertinggal lebih dahulu melalui gol Emam Ashour pada menit ke-19. Mesir tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah serangan yang dibangun skuad asuhan Rudi Garcia.
Belgia baru bisa menyamakan kedudukan pada babak kedua. Gol penyeimbang tercipta setelah bek Mesir, Mohamed Hany, melakukan gol bunuh diri pada menit ke-66.
Meski terus berupaya mencari gol kemenangan, Belgia gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki hingga pertandingan berakhir. Skor 1-1 pun menutup duel kedua tim.
Hasil tersebut membuat persaingan di Grup G semakin terbuka. Belgia akan menghadapi Iran pada laga berikutnya, sementara Mesir dijadwalkan bertemu Selandia Baru dalam upaya menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
Persaingan Piala Dunia Semakin Sulit Diprediksi
Hasil yang diraih Spanyol dan Belgia menunjukkan bahwa status unggulan tidak lagi menjadi jaminan untuk meraih kemenangan mudah di Piala Dunia 2026. Tim-tim yang sebelumnya kurang diperhitungkan mampu tampil disiplin dan memberikan kejutan besar di panggung dunia.
Dengan masih banyak pertandingan tersisa di fase grup, peluang seluruh tim untuk melaju ke babak 32 besar masih terbuka. Situasi ini membuat persaingan menuju gelar juara semakin menarik untuk disaksikan.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































