Diduga Tanpa Izin Lengkap, Proyek Gene Bank Nasional di Bogor Digugat

Gene Bank
Aparat kepolisian berjaga di sekitar lokasi aksi JAGARA Bogor Raya di depan area proyek Gene Bank, RSMM, Bogor Barat, Senin (15/6/2026). Massa mendesak PT Brantas Abipraya (Persero) memenuhi kelengkapan izin proyek strategis nasional tersebut. FOTO : IST.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Dugaan kelengkapan dokumen perizinan pembangunan fasilitas Gene Bank di lingkungan Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM), Bogor Barat, dipertanyakan sejumlah kalangan. Proyek yang dikerjakan PT Brantas Abipraya (Persero) itu merupakan bagian dari program strategis nasional yang ditujukan sebagai fasilitas penyimpanan sumber daya genetik.

Jaringan Aksi Jaga Kedaulatan Rakyat (JAGARA) Bogor Raya, organisasi masyarakat sipil yang memusatkan perhatian pada isu tata kelola pembangunan di wilayah Bogor, mengklaim telah melakukan kajian dan mendapati dugaan sejumlah persyaratan administratif serta hukum belum dipenuhi sebelum pembangunan berjalan.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar SMP PGRI 1 Bogor Ikuti Penyuluhan Pencegahan Narkoba dan HIV/AIDS

Berdasarkan kajian tersebut, JAGARA mengidentifikasi dugaan ketidaklengkapan sejumlah dokumen krusial, yakni Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), persetujuan lingkungan, serta izin teknis lainnya. Menurut organisasi itu, ketiadaan dokumen-dokumen tersebut berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum dan administratif bagi pelaksana proyek.

Advertisement

Atas dasar itu, JAGARA menggelar aksi di sekitar area proyek, Senin (15/6/2026). Ketua Umum JAGARA Bogor Raya, Adlan Rifai, menegaskan penolakan pihaknya bukan ditujukan pada pembangunan fisik Gene Bank semata, melainkan pada tuntutan agar aspek legalitas, transparansi, dan prosedur administrasi proyek diperiksa kembali oleh pihak berwenang.

Baca Juga :  Menteri Lingkungan Hidup Sidak TPA Muara Fajar Pekanbaru, Tekankan Penanganan Darurat Sampah

“Kami menolak pembangunan yang tidak memenuhi syarat secara administratif dan meminta agar proyek strategis nasional di RSMM ini ditinjau ulang,” kata Adian.

Timetoday.id berupaya meminta konfirmasi kepada PT Brantas Abipraya (Persero) dan pihak pengelola RSMM terkait tudingan tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi yang diperoleh dari kedua pihak.

Editor : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel