Jemaah Haji Bogor Telusuri Sejarah Al Quran di Museum Makkah

jemaah haji
Jemaah haji asal Kabupaten Bogor yang tergabung dalam KBIHU Daarul Istiqomah menyaksikan tayangan visual tentang sejarah Al Quran di Museum Al Quran Suci, kawasan Hira, Kota Mekah, Arab Saudi, Rabu (13/5/2026). Kunjungan itu bertujuan memperdalam kecintaan dan pengetahuan jemaah terhadap kitab suci umat Islam. FOTO : IST.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Jemaah haji asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang berada dalam bimbingan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Daarul Istiqomah mengunjungi Museum Al Wahyu dan Museum Al Quran Suci di Kota Makkah, Rabu (13/5/2025). Kunjungan itu bertujuan menanamkan kecintaan terhadap Al Quran sekaligus memperdalam pengetahuan tentang sejarah turunnya wahyu Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.

Pimpinan rombongan, KH Fikri Halfia, mengatakan bahwa ziarah ke dua museum tersebut memberi wawasan berharga bagi para jemaah. Mereka dapat mengenal sejarah turunnya wahyu pertama, ragam jenis mushaf Al Quran, hingga berbagai hal yang berkaitan dengan kitab suci umat Islam itu.

“Kunjungan ini membuat kita tahu sejarah turunnya wahyu pertama Al Quran, jenis-jenis mushaf Al Quran, dan hal ihwal tentang Al Quran,” ujar Fikri.

Advertisement
Baca Juga :  Terik Makkah 41 Derajat, Jemaah JKS 03 Umrah di Pagi Hari

Ia berharap pengalaman spiritual yang diperoleh jemaah selama kunjungan itu dapat disebarluaskan kepada kerabat, tetangga, maupun di majelis-majelis ilmu sepulang dari Tanah Suci.

“Kita harapkan, rasa cinta Al Quran ini bisa menyebar ke mana-mana,” tambahnya.

Ketua Kloter JKS 03 Ade Irawan menilai kunjungan itu memiliki makna mendalam, terutama dalam memahami wahyu pertama yang diturunkan Allah SWT sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW. Menurut dia, dua museum tersebut menjadi simbol pengetahuan tentang bagaimana wahyu pertama diterima Nabi Muhammad SAW di Gua Hira, sekaligus menggambarkan kegelisahan Nabi menyaksikan kondisi masyarakat Mekah saat itu.

Pria yang sekaligus menjabat Kepala Tata Usaha MAN 4 Bogor itu menyebutkan, sejak pertama tiba, para calon jemaah haji (calhaj) sudah disambut berbagai informasi mengenai proses penurunan wahyu, mulai dari zaman Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW. Seluruh informasi itu dikemas dalam format digital sehingga mudah dipahami.

Baca Juga :  Kisah Zainal Arifin, Loper Koran Keliling di Bogor Wujudkan Impian Tunaikan Ibadah Haji

“Menariknya semua dikemas dalam balutan informasi digital sehingga calhaj mudah memahami alur turunnya sebuah wahyu kepada para nabi yang diutus,” kata Ade.

Sementara itu, Museum Al Quran yang terbilang baru di kawasan Hira tersebut merepresentasikan perjalanan panjang turunnya wahyu pertama, proses penghafalan para sahabat, hingga terbentuknya sebuah mushaf. Di museum itu pula dipamerkan berbagai model penulisan, contoh mushaf dengan beragam jenis huruf dan kertas, termasuk sebuah mushaf berukuran raksasa.

“Calhaj diajak melihat langsung jenis huruf awal sebuah mushaf hingga mushaf yang tersusun hari ini. Inilah tempat sejarah panjang Al Quran ditulis,” tuntasnya.

Editor : B. Supriyadi

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel