TIMETODAY.ID, JAKARTA — Awal musim MotoGP belum berjalan mulus bagi Marc Marquez. Setelah empat seri berlalu tanpa kemenangan, pembalap Ducati itu kini menatap peluang bangkit di MotoGP Prancis 2026 yang berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Bugatti Le Mans.
Le Mans bukan lintasan asing bagi Marquez. Namun, sirkuit legendaris di Prancis itu juga menyimpan catatan panjang puasa kemenangan bagi sang juara dunia. Terakhir kali Marquez finis terdepan di Le Mans terjadi pada musim 2019 saat dirinya masih memperkuat Honda Racing Corporation.
Kini, bersama motor Desmosedici GP milik Ducati, Marquez berharap momentum berbeda bisa hadir.
“Le Mans adalah salah satu sirkuit yang saya sukai dan tahun lalu saya merasa sangat cepat dengan Desmosedici GP di sana,” ujar Marquez seperti dikutip Crash.
Pembalap asal Spanyol itu juga menilai balapan di Prancis kerap sulit diprediksi, terutama karena faktor cuaca yang bisa berubah drastis.
“Akhir pekan nanti mungkin penuh kejutan, termasuk kondisi cuaca yang selalu tidak mudah ditebak,” katanya.
Sejauh ini, performa Marquez di musim 2026 masih belum stabil. Ia baru mengoleksi 57 poin dan berada di posisi kelima klasemen sementara MotoGP. Jumlah tersebut membuatnya tertinggal 44 poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi.
Tekanan tentu mulai terasa bagi rider berjuluk Baby Alien itu. Apalagi statusnya sebagai juara bertahan membuat ekspektasi publik terhadapnya tetap tinggi meski persaingan musim ini semakin ketat.
Balapan di Le Mans pun menjadi kesempatan penting bagi Marquez untuk mengakhiri paceklik kemenangan sekaligus menjaga peluang bersaing dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































