
TIMETODAY.ID, BOGOR – Kota Bogor memasang target perolehan 100 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XIV, November 2026. Target itu dibarengi dengan pembenahan infrastruktur venue dan peningkatan intensitas latihan atlet, mengingat Kota Bogor juga bertindak sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengungkapkan hal itu saat membuka rapat pengurus kontingen bersama para ketua cabang olahraga, pelatih, dan perwakilan atlet di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Bogor, Selasa (5/5/2026).
Dedie menyebut tiga indikator keberhasilan yang harus dicapai kontingen Kota Bogor, yakni sukses administrasi, sukses penyelenggaraan, dan sukses prestasi.
Terkait administrasi, ia menegaskan seluruh penggunaan anggaran kontingen harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
“Anggaran ini dari rakyat dan harus membuahkan kebanggaan untuk rakyat,” ujarnya.
Dari sisi penyelenggaraan, Pemkot Bogor tengah berbenah sejumlah venue dan aksesibilitas pendukung. Salah satu langkah konkret adalah koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempercepat pembangunan trase baru Batutulis guna memperlancar akses menuju Green Forest di Pamoyanan, yang ditetapkan sebagai salah satu venue Porprov.
“Dengan harapan sebelum pelaksanaan Porprov, jalan tersebut sudah bisa difungsikan,” kata Dedie.
Adapun target 100 emas, menurut Dedie, bukan sekadar angka.
“Saya yakin dan percaya, dengan semangat dan kekuatan yang kita miliki, kita bisa membanggakan Kota Bogor. Kita tidak kalah dengan kota-kota lain,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menambahkan bahwa para atlet saat ini menjalani program latihan berintensitas tinggi dengan jadwal yang padat. Sejumlah atlet bahkan telah mengikuti ajang try in dan try out, dan beberapa di antaranya berhasil meraih juara di tingkat internasional.
“Ini membuktikan Kota Bogor semakin siap menghadapi Porprov,” tutup Jenal




































