
TIMETODAY.ID, BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyerukan pentingnya sinkronisasi anggaran dan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan nasional dapat berjalan optimal. Tanpa penyelarasan itu, ia menilai tujuan besar pembangunan tidak akan tercapai secara efektif.
“Bukan hanya sinkronisasi kebijakan, tetapi juga bagaimana anggaran dioptimalisasikan agar selaras dengan tujuan pembangunan,” kata Dedie, usai upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tingkat Kota Bogor di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (27/4/2026).
Menurut Dedie, sinkronisasi tidak cukup berhenti pada tataran koordinasi antara pusat dan daerah, melainkan harus menjangkau hingga wilayah perbatasan antardaerah. Ia mencontohkan kawasan perbatasan Kota Bogor dengan Kabupaten Bogor sebagai salah satu titik kritis yang memerlukan keselarasan kebijakan.
Wilayah Bogor Barat yang berbatasan dengan Kecamatan Dramaga, misalnya, perlu menyesuaikan arah pengembangannya dengan kebijakan Kabupaten Bogor yang menetapkan Dramaga sebagai kawasan permukiman perkotaan atau mixed-use.
“Wilayah perbatasan di Kota Bogor seperti Situgede dan Balumbang Jaya juga perlu menyesuaikan agar saling mendukung,” ujarnya.
Dengan begitu, kawasan perbatasan dapat berkembang secara selaras dan bersama-sama menopang kemajuan pembangunan nasional.
Dedie juga menyoroti sejumlah isu strategis yang perlu menjadi prioritas daerah, antara lain kemandirian energi melalui optimalisasi sumber daya, pengelolaan sumber daya air, serta pemerataan layanan kesehatan yang berkualitas.
Editor : B. Supriyadi
Sumber : Diskominfo Kota Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































