Foton Hadirkan Double Cabin Listrik eTunland, Tempuh 400 Km Sekali Cas

Foton
Foton eTunland. Foto: Dok. Foton

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Tren kendaraan listrik mulai merambah segmen kendaraan niaga. Foton menghadirkan pick up double cabin bertenaga listrik, eTunland, dalam pameran otomotif GIICOMVEC 2026.

Kehadiran eTunland menjadi sorotan karena termasuk salah satu model pick up double cabin listrik pertama yang dipasarkan di Indonesia, di tengah dominasi kendaraan sejenis bermesin konvensional dari pabrikan lain.

Dirancang untuk kebutuhan operasional bisnis modern, eTunland mengusung sistem penggerak 4×4 yang diklaim mampu menghadapi berbagai kondisi jalan, mulai dari area perkotaan hingga medan semi-industri yang menantang.

Advertisement
Baca Juga :  Tren Mobil Listrik Naik, Indomobil Makin Gencar Bawa Brand China

Dari sisi performa, kendaraan ini dibekali motor listrik dengan tenaga mencapai 114 daya kuda dan torsi puncak 290 Nm. Kombinasi tersebut memberikan respons akselerasi yang cukup baik untuk menunjang aktivitas operasional harian.

Untuk sumber energi, eTunland menggunakan baterai berkapasitas 88 kWh yang memungkinkan jarak tempuh hingga 400 kilometer dalam sekali pengisian. Angka ini dinilai cukup kompetitif untuk kendaraan niaga yang membutuhkan mobilitas tinggi.

Guna menunjang efisiensi waktu, Foton melengkapi kendaraan ini dengan fitur pengisian cepat (DC fast charging) yang mampu mengisi daya dalam waktu sekitar 42 menit pada kondisi tertentu. Selain itu, tersedia pula opsi pengisian AC untuk fleksibilitas penggunaan.

Baca Juga :  Krisis Energi Mengintai, Mobil Hybrid Makin Dilirik Pengguna di Indonesia

Dari aspek ketahanan, penggunaan baterai berjenis LFP dengan sistem pendingin cair diklaim menjaga stabilitas performa sekaligus memperpanjang عمر pakai. Dimensi kendaraan dengan wheelbase 3.110 mm serta bobot kotor mencapai 3.200 kg turut mendukung stabilitas dan kapasitas angkut.

Foton eTunland dipasarkan dengan harga sekitar Rp780 juta (OTR Jakarta), menyasar pelaku usaha yang mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa dan daya angkut.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel