Turun Rp50.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Sorotan

harga emas
ilustrasi emas batangan. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali mengalami koreksi pada Kamis (9/4/2026). Penurunan ini terjadi di tengah dinamika pasar global, membuat sebagian pelaku pasar memilih bersikap lebih hati-hati.

Berdasarkan pembaruan harga di Butik Emas Logam Mulia Setiabudi One, Jakarta, harga emas Antam tercatat turun Rp50.000. Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, kini dijual seharga Rp1.475.000.

Tak hanya harga jual, nilai buyback—harga yang diterima saat pemilik menjual kembali emasnya—juga ikut melemah. Buyback turun Rp59.000 menjadi Rp2.605.000 per gram.

Advertisement

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Baca Juga :  Turun Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 21 Ribu per Gram

Berikut daftar harga emas batangan Antam per Kamis (9/4/2026):

  1. 0,5 gram: Rp1.475.000
  2. 1 gram: Rp2.850.000
  3. 2 gram: Rp5.650.000
  4. 3 gram: Rp8.457.000
  5. 5 gram: Rp14.065.000
  6. 10 gram: Rp28.050.000
  7. 25 gram: Rp69.960.000
  8. 50 gram: Rp139.755.000
  9. 100 gram: Rp279.360.000
  10. 250 gram: Rp698.090.000
  11. 500 gram: Rp1.395.900.000
  12. 1.000 gram: Rp2.790.600.000

Pajak dan Ketersediaan

Mengacu pada regulasi terbaru, transaksi emas saat ini tidak dikenakan PPN sesuai PP Nomor 49 Tahun 2022. Namun, tetap berlaku Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25 persen, sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 48 Tahun 2023.

Sementara itu, ketersediaan produk di laman resmi Logam Mulia dilaporkan masih terbatas untuk beberapa ukuran.

Baca Juga :  Emas Antam Naik Tipis, Begini Daftar Harga Lengkap per Pecahan

Pasar Menunggu Momentum

Penurunan harga ini mencerminkan kondisi pasar yang masih fluktuatif. Sejumlah investor ritel cenderung menunggu momentum yang lebih stabil sebelum kembali masuk ke pasar logam mulia.

“Pergerakan harga emas saat ini masih sangat dipengaruhi sentimen global. Investor biasanya akan menahan pembelian saat harga belum menunjukkan arah yang jelas,” ujar seorang analis pasar logam mulia.

Meski terkoreksi, emas tetap menjadi salah satu instrumen lindung nilai yang banyak diminati, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel