Bogor Siapkan Land Banking untuk Genjot Ruang Terbuka Hijau

land banking
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim usai briefing bersama jajaran Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) di Kantor Disperumkim, Jalan Pengadilan, Rabu (8/4/2026). Foto : Diskominfo.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kota Bogor menyiapkan skema land banking atau pencadangan lahan sebagai strategi utama untuk mempercepat peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayahnya. Lahan cadangan itu akan dihimpun dari kelebihan pembebasan lahan infrastruktur yang selama ini belum tercatat secara optimal.

“Misalnya dalam pembebasan lahan untuk jalan, ketika kebutuhan 400 meter tetapi harus dibebaskan satu bidang seluas 600 meter, maka kelebihan 200 meter bisa dicatat sebagai cadangan lahan untuk RTH,” ujar Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat briefing bersama jajaran Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) di Kantor Disperumkim, Jalan Pengadilan, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga :  Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

Skema land banking itu, kata Dedie, berkaitan erat dengan penguatan fungsi pertanahan yang kini resmi dikonsolidasikan ke Disperumkim. Penguatan itu seiring dengan peningkatan status dinas tersebut dari tipe C menjadi tipe A, sehingga urusan pertanahan yang sebelumnya tersebar di berbagai perangkat daerah kini terpusat di satu pintu.

Advertisement

“Dengan peningkatan ini, penanganan pertanahan akan lebih terfokus di Disperumkim sehingga lebih tertata dan terkoordinasi,” katanya.

Dedie menegaskan, pencatatan aset secara menyeluruh menjadi prasyarat utama agar skema land banking dapat berjalan efektif. Untuk itu, ia meminta Disperumkim lebih aktif berkomunikasi dengan para pengembang guna memastikan seluruh kewajiban penyerahan aset dapat terealisasi.

Baca Juga :  Main Bola Saat Hujan, Bocah di Bogor Tewas Disambar Petir

Selain mendorong penambahan RTH, Dedie juga menekankan pentingnya penataan permukiman yang dijalankan dengan pendekatan pelayanan. Ia meminta seluruh jajaran Disperumkim membangun sense of service agar pelaksanaan tugas berjalan optimal.

“Fungsi strategis ini harus diimbangi dengan respons yang cepat,” tegasnya.

Sementara, Kepala Disperumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi menyatakan, briefing itu menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kerja yang profesional dan berintegritas. Ia mengajak seluruh jajarannya meningkatkan kinerja dengan semangat baru di bulan Syawal.

“Mari kita tingkatkan kinerja dengan lebih kreatif dan inovatif, serta terus melihat ke depan untuk hasil yang lebih baik,” kata Chusnul.

Editor : B. Supriyadi

Sumber : Diskominfo Kota Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel